Tagged with 'reverse osmosis'

Mengenal TDS Dalam Air Minum dan Bahayanya Untuk Kesehatan

alat filter air reverse osmosis (RO)

Air yang bersih dan layak diminum merupakan salah satu kunci keberlangsungan hidup manusia. Namun sayangnya, karena adanya berbagai pencemaran yang disebabkan oleh kondisi alam, hal ini membuat kita jadi lebih sulit untuk menemukan air minum murni yang tidak memiliki kandungan berbahaya. Padahal seperti yang Anda ketahui, bahwa sebanyak 80% penyakit, infeksi, dan alergi dapat ditularkan melalui air.

Kemurnian air sendiri biasanya seringkali diukur dengan parameter Total Dissolved Solids, atau yang biasa disingkat sebagai TDS. Dalam bahasa Indonesia, TDS berarti total zat terlarut. Nah, zat terlarut yang ada di dalam kandungan air bisa berupa magnesium, kalsium, kalium, natrium, bikarbonat, klorida, sulfat, logam berat, bakteri, virus, dan berbagai mineral berbahaya lainnya yang dapat menjadi sumber penyakit.

Untuk lebih detailnya, berikut penjelasan mengenai TDS.

Apa Itu TDS?

TDS adalah konsentrasi ion bermuatan positif dan negatif yang ada di dalam air, dan tinggi atau rendahnya kandungan TDS tersebut dapat mempengaruhi kualitas air itu sendiri. TDS diukur dalam satuan ppm (parts per million), dan menurut lembaga negara India, Bureau of Indian Standards, tingkat konsentrasi maksimum TDS di dalam air yang boleh dikonsumsi oleh manusia adalah 500ppm.

Jika lebih dari itu, seperti air dengan konsentrasi TDS sekitar 1000ppm sudah tidak layak untuk diminum oleh manusia. Hal ini dikarenakan air tersebut sudah terkontaminasi oleh kandungan kalium, klorida, natrium, atau ion beracun lainnya dalam jumlah yang besar. Selain itu, air dengan tingkat TDS tinggi juga biasanya terasa tidak enak saat diminum, misalnya seperti ada sedikit rasa logam, asin, ataupun pahit.

Bagaimana TDS Mempengaruhi Kesehatan?

Air minum yang memiliki konsentrasi TDS yang tinggi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti mual, iritasi paru-paru, ruam, muntah, dan lain-lain. Bahkan jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, air dengan kandungan TDS tinggi akan membuat tubuh Anda terpapar oleh berbagai bahan kimia dan racun berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan kronis seperti kanker, hati, gagal ginjal, gangguan sistem saraf, melemahkan kekebalan tubuh, bahkan hingga dapat menyebabkan cacat pada bayi yang baru lahir.

Untuk memastikan apakah kandungan air minum di rumah Anda tidak memiliki tingkat TDS yang tinggi, Anda bisa mengetesnya sendiri menggunakan TDS meter. Jika ternyata ditemukan bahwa konsentrasinya sudah lebih dari 500ppm, maka sangat disarankan bagi Anda untuk berhenti mengkonsumsinya demi kesehatan Anda dan keluarga.

Bagaimana Cara Mengatasi Air Dengan TDS Tinggi?

Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi air minum dengan tingkat TDS yang tinggi?

Salah satu cara yang praktis dan sangat direkomendasikan adalah dengan memasang filter air berbasis Reverse Omosis. Selain dapat meningkatkan rasa dan kualitas air minum, filter air RO juga sudah terbukti mampu menyaring berbagai kontamin berbahaya yang ada di dalam air seperti racun, bakteri, dan kotoran yang dapat menjadi sumber penyakit.

Namun untuk membuat fungsi dan kinerja filter air RO tetap maksimal, jangan lupa ya agar Anda selalu melakukan perawatan berkala dengan mengganti filter dan membran RO pada waktu yang sudah ditentukan.

Mengenal Water Purifier Dengan Sistem Reverse Osmosis dan Manfaatnya

filter air sumur bor Reverse Osmosis

Apakah Anda sudah pernah mendengar istilah Reverse Osmosis sebelumnya? Reverse Osmosis sendiri merupakan teknologi pengolahan air yang menggunakan membran semi-permeable sebagai filter utamanya untuk menghasilkan air murni berkualitas tinggi. Bagi kebanyakan orang, mungkin pemurnian air menggunakan sistem ini masih terdengar asing. Namun sebenarnya sistem Reverse Osmosis sudah digunakan sejak dahulu oleh berbagai perusahaan besar, baik itu untuk kebutuhan industri ataupun untuk membuat air kemasan botol yang bisa dijual.

Apa Itu Sistem Reverse Osmosis?

Reverse Osmosis merupakan proses pemurnian air yang dilakukan melalui beberapa kali tahapan penyaringan untuk menghilangkan kandungan molekul serta partikel berbahaya yang ada di dalamnya, seperti kontamin dan sedimen yang meliputi klorin, garam, metal, dan berbagai kotoran lainnya.

Tidak hanya itu, filter Reverse Osmosis juga dapat membunuh berbagai jenis mikroorganisme yang tidak diinginkan. Dengan melewati beberapa kali proses penyaringan, bahkan mikroorganisme yang dihancurkan tidak hanya pada tingkatan sel saja, melainkan sampai tingkat molekul. Hal ini pun membuat air yang dihasilkan menjadi lebih bersih dan murni.

Bagaimana Cara Reverse Osmosis Bekerja?

Proses pemurnian menggunakan sistem Reverse Osmosis dilakukan dengan cara memberikan tekanan pada air yang memiliki konsentrasi kontamin tinggi ke konsentrasi kontamin rendah, sehingga kontamin yang ada di dalam air bisa tersaring dan hanya menyisakan air bersih yang dapat langsung diminum.

Pada mesin filter biasanya terdapat empat proses penyaringan yang mencakup filter sedimen, filter pra-carbon, membran inti, dan filter post-carbon. Filter sedimen berfungsi untuk menghilangkan kotoran besar seperti debu, pasir, atau tanah agar tidak menyumbat filter lainnya. Filter pra-carbon bekerja dengan mengaktifkan karbon untuk menyaring kotoran yang seukuran butiran tepung seperti klorin, kloramin, dan senyawa kimia lainnya. Kemudian membran Reverse Osmosis akan menyaring molekul yang lebih berat dari air seperti sodium, flourida, logam berat, dan sebagainya. Lalu filter yang terakhir bertugas untuk memurnikan air yang sudah disaring sebelumnya dari elemen yang masih tersisa sampai benar-benar menjadi H2O murni.

Apa Keuntungan Menggunakan Reverse Osmosis?

Berbeda dengan filter karbon yang hanya mampu menyaring partikel berukuran 1 mikron saja, filter air Reverse Osmosis dapat memurnikan air hingga 99,9% dari berbagai jenis kontamin dan sedimen, bahkan juga sampai partikel terkecil yang berukuran 0,01 mikron.

Anda mungkin memiliki sumber mata air yang bersih untuk persediaan air di rumah, namun dalam proses perjalanan air tersebut dari sumber mata air hingga sampai ke pipa rumah Anda belum tentu sudah terjamin bebas dari berbagai kontamin yang ada di alam. Tanpa Anda sadari, bisa saja keran rumah Anda menghasilkan air dengan tingkat TDS yang tinggi, yang mana akan sangat berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia, terlebih lagi dalam jangka waktu yang panjang. Menurut Wolrd Health Organization, air dengan konsentrasi TDS yang mencapai angka 1200ppm atau lebih dikhawatirkan dapat memberikan berbagai gangguan kesehatan berbahaya, seperti kanker dan ginjal.

Itu sebabnya, sangat disarankan bagi Anda untuk menggunakan water purifier dengan sistem Reverse Osmosis guna mendapatkan air bersih berkualitas yang aman dan menyehatkan untuk keluarga.

 

5 Cara Membuat Air Keran Aman Untuk Diminum

alat filter air sumur ro, bisa langsung minum dari kran air

Sejak jaman dahulu, air bersih merupakan salah satu kebutuhan yang menjadi kunci penting bagi kehidupan manusia. Namun sangat disayangkan, karena dewasa ini kebanyakan sumber air telah terkontaminasi oleh berbagai jenis polutan, bahkan juga termasuk air keran di rumah Anda.

Tapi tidak perlu khawatir, jika Anda tidak memiliki sumber air bersih lainnya untuk kebutuhan konsumsi, Anda masih tetap bisa menggunakan air keran sebagai sumber air minum dengan menghilangkan berbagai polutan berbahaya yang terkandung di dalamnya terlebih dahulu. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut beberapa cara ampuh agar membuat air keran jadi aman untuk diminum.

  1. Gunakan Klorin

Seringnya, orang-orang hanya menggunakan klorin untuk membersihkan air kolam renang saja. Kendati demikian, Anda juga bisa menggunakan cara ini untuk menghilangkan racun pada air keran di rumah Anda, namun dengan catatan dalam jumlah yang sangat sedikit.

Untuk menggunakan klorin sebagai pemurni air, Anda hanya perlu menuangkan dua tetes cairan klorin yang tidak berbau ke dalam setiap dua liter air, atau delapan tetes untuk setiap galon. Umumnya, air keran bisa langsung diminum setelah 30 menit klorin dilarutkan. Namun untuk membunuh beberapa jenis bakteri, Anda mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama. Misalnya seperti jenis mikroorganisme norovirus Anda perlu menunggu selama satu jam, atau untuk jenis giarda Anda harus mendiamkan air terlebih dahulu setidaknya selama 45 menit sebelum diminum.

  1. Rebus Air

Salah satu cara alami lainnya untuk memurnikan air keran di rumah adalah dengan merebusnya. Metode ini biasanya tidak hanya digunakan oleh orang-orang yang tinggal di pedesaan saja, tapi juga termasuk di kota-kota besar.

Dengan merebus air pada suhu di atas 70° C, Anda dapat menghancurkan segala jenis mikroorganisme. Sebelum direbus, Anda bisa menyaringnya terlebih dahulu menggunakan kain yang halus jika air keran di rumah Anda cenderung kotor dan keruh. Setelah itu, rebus air sampai benar-benar mendidih paling tidak selama 60 detik lamanya. Namun jika Anda tinggal di lokasi dengan ketinggian 5000 kaki, Anda harus merebusnya selama tiga menit lamanya.

  1. Gunakan Teko Listrik

Metode ini sebenarnya sama seperti merebus air hingga mendidih, namun alih-alih menggunakan gas dan api untuk menghasilkan panas, Anda hanya membutuhkan aliran listrik saja. Dengan memanaskan air hingga mencapai suhu 100° C, Anda dapat menghancurkan berbagai jenis mikroorganisme yang ada di dalam air seperti bakteri atau parasit.

Namun jika Anda menggunakan teko listrik, perlu diperhatikan bahwa Anda tidak boleh merebus kembali air yang ada di dalam teko. Lebih baik Anda mengosongkan teko, kemudian merebusnya kembali dengan air yang baru. Hal ini dikarenakan selain dapat merusak rasanya, merebus ulang air bisa meningkatkan konsentrasi berlebih kandungan kimia tertentu yang sudah ada di dalamnya seperti nitrat, arsenik, dan flourida, dan dikhawatirkan dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan, terutama jika Anda sedang hamil atau memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

  1. Gunakan Yodium

Yodium dapat berperan untuk memurnikan air keran dengan cara menghancurkan mikroorganisme berbahaya pada tingkat sel, termasuk giarda, setelah dilarutkan di dalam air selama 50 menit. Namun sayangnya, yodium tidak dapat membunuh beberapa jenis parasit seperti cryptosporidium.

Jika Anda menggunakan yodium cair, cukup campurkan dua tetes untuk setiap liter air. Namun jika air tampak keruh, Anda bisa menambahkan sampai 10 tetes untuk setiap liter. Sedangkan jenis yodium  tablet biasanya dapat membersihkan hingga 2000 liter air minum. Perlu diingat bahwa yodium sangat sensitif dan mudah bereaksi terhadap cahaya, sehingga Anda harus menaruhnya di dalam wadah yang gelap. Selain itu, air yang dimurnikan dengan metode yodium sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh wanita hamil, anak-anak, atau orang dengan kondisi tiroid yang tidak sehat, sehingga cara ini hanyalah pilihan terakhir jika tidak ada cara lain untuk memurnikan air keran di rumah.

  1. Gunakan Filter Air

Salah satu cara lain untuk membuat air keran jadi aman diminum adalah dengan menggunakan filter air berbasis sistem Reverse Osmosis. Sistem ini bekerja menghilangkan kotoran melalui beberapa lapis penyaringan dan dapat membunuh mikroorganisme sampai ke tingkat molekul, sehingga Anda dapat menghasilkan air minum bersih tanpa racun. Selain itu, filter RO juga mampu melawan berbagai virus, bakteri, dan sedimen lainnya di dalam air, sehingga banyak perusahaan yang menggunakan metode ini, termasuk pabrik pengolahan dan industri militer.

Namun sistem filter air RO yang lebih kecil juga tersedia untuk kebutuhan rumah tangga, dan cara ini dianggap sebagai metode yang paling ideal untuk membersihkan saluran air di pipa rumah Anda.

Seperti yang Anda tahu, tubuh manusia membutuhkan asupan air bersih setiap harinya agar dapat berfungsi dengan baik. Nah, dengan beberapa metode di atas, Anda dapat dengan mudah menghasilkan air bersih yang aman di minum dari keran rumah Anda.

Mengenal Trihalometan dan Dampaknya Untuk Tubuh

mengenal trihalometan dan dampak untuk tubuh kita

Setiap pemilik sumur tidak hanya memperhatikan kebersihan air yang dihasilkan dari sumur saja. Namun, sebagai pemilik sumur, kita juga harus tahu mengenai berbagai hal yang dapat mengkontaminasi dan merusak kualitas air. Salah satu masalah kontaminasi sering terlewatkan adalah Trihalometan atau biasa disingkat dengan THM.

Seberapa bahayanya Trihalometan dan apa efeknya jika dikonsumsi secara terus-menerus? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Trihalometan?

Trihalometan adalah senyawa yang terdiri dari empat bahan kimia, yaitu Kloroform, Bromodiklorometan, Dibromokolometan, dan Bromofrom. Senyawa ini terbentuk bersama dengan disinfeksi air yang dihasilkan dari klorin. Saat Anda menggunakan Klorin untuk mengendalikan kontaminasai mikroba di dalam air, Klorin yang tidak sengaja bereaksi dengan material organik yang sudah membusuk (daun, kayu, atau buah) akan menghasilkan senyawa berbahaya yang dinamakan Trihalometan.
Kandungan Trihalometan yang terdapat di dalam air tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Oleh sebab itu, kita sebagai pengguna sulit untuk mencari tahu apakah air sumur yang kita gunakan di rumah sudah terkontaminasi dengan Trihalometan atau belum.

Apakah Trihalometan Berbahaya?

Belum ada penelitian yang secara pasti menyebutkan bahwa Trihalometan dalam skala kecil dapat menyebabkan resiko penyakit berbahaya. Namun perlu Anda ketahui, dalam upaya untuk mencegah datangnya masalah kesehatan, Anda dianjurkan mengkonsumsi air yang mengandung Trihalometan sebaiknya dibatasi dan tidak lebih dari 0,03mg/L.
Jika Anda terus-menerus mengkonsumsi air yang memiliki kandungan Trihalometan lebih dari 0,03mg/L,  risiko Anda terkena kanker kolorektal (Jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau pada bagian paling bawah dari usus besar yang terhubung ke anus) maupun kanker kandung kemih. Bahkan, air yang memiliki kandungan klorin saja sudah dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti jantung, paru-paru, ginjal, hati, dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Menghilangkan Trihalometan?

Pada paragraf sebelumnya sudah dijelaskan bahwa Trihalometan merupakan senyawa kimia yang berbahaya. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan klorin sama sekali untuk air sumur. Penggunaan klorin sangat dibutuhkan untuk mengendalikan mikroorganisme, seperti bakteri dan virus yang dapat menjadi sumber penyakit. Penggunaan klorin jauh lebih bermanfaat dibandingkan senyawa Trihalometan yang memiliki potensi risiko bahaya yang lebih tinggi.
Adapun cara untuk menghilangkan kandungan berbahaya air sumur di rumah Anda adalah dengan memasang filter air yang menggunakan media Activated Carbon dengan High Grade. Anda juga bisa menggunakan System Reverse Osmosis.

5 Manfaat Filter Air Bagi Kesehatan

dispenser reverse osmosis untuk menyaring virus dan bakteri

Ada banyak sekali kandungan-kandungan berbahaya yang bisa membuat air di rumah Anda menjadi tidak menyehatkan. Sebut saja seperti timbal, pestisida, klorin, tembaga, dan lain sebagainya. Nah, jika Anda terus-menerus menggunakan air yang sudah terkontaminasi seperti itu dalam jangka waktu yang panjang, hal tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Karena itu, ada baiknya jika Anda mulai menggunakan filter air. Sebab filter air tidak hanya berfungsi untuk membuat air jadi lebih jernih dan bersih saja, tapi juga ada banyak manfaat lainnya yang bisa membuat hidup Anda jadi lebih sehat. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Terbebas dari Penyakit Kulit

Sumber utama munculnya penyakit kulit tidak hanya faktor dari makanan yang dikonsumsi saja, tapi juga bisa dipicu dari air kotor yang sudah tercemar, terutama jika Anda memiliki masalah kulit sensitif yang mudah terkena alergi. Namun dengan menggunakan filter air, air yang disaring pun akan jadi bersih dan terhindar dari berbagai macam kuman atau bakteri yang dapat menyebabkan gatal serta infeksi kulit.

  1. Meningkatkan Efektivitas Obat

Mengkonsumsi obat atau suplemen vitamin merupakan kewajiban yang harus Anda lakukan secara rutin saat sedang sakit. Namun bagaimana jika obat atau vitamin yang dikonsumsi justru dibarengi dengan air minum yang kotor atau sudah tercemar? Tentu saja hal tersebut tidak baik. Karena itu, gunakanlah filter air agar air minum di rumah Anda selalu bersih dan menyehatkan, sehingga efektivitas obat pun akan semakin meningkat dan proses penyembuhan jadi lebih mudah dilakukan.

  1. Membuat Tubuh Lebih Bugar

Meminum air sesuai kebutuhan saja tidak cukup jika air yang dikonsumsi justru tidak sehat. Terlebih lagi Anda tidak pernah tahu, air yang Anda minum selama ini mungkin saja memiliki kandungan-kandungan yang berbahaya bagi tubuh. Karenanya jangan lupa untuk gunakan filter air, supaya air yang terkontaminasi akan menjadi lebih bersih dan berkualitas. Tentunya semakin bagus kualitas air, maka hal tersebut juga dapat memberikan dampak yang semakin baik pada kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

  1. Terhindar dari Sumber Penyakit

Tahukah Anda jika sesungguhnya ada banyak sekali kuman dan kotoran tidak kasat mata yang terdapat di dalam kandungan air? Nah kuman dan kotoran itu bisa jadi sumber penyakit yang justru berbahaya bagi tubuh. Tapi dengan menggunakan filter air, air di rumah Anda pun bisa jadi lebih bersih secara menyeluruh, dan membuat Anda terbebas dari sumber penyakit.

  1. Membuang Racun

Air yang dihasilkan oleh filter air akan membuang semua racun yang ada di dalamnya. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari filter air itu sendiri yang bisa membuang berbagai macam racun dari air kotor yang sudah tercemar atau terkontaminasi. Salah satu contoh kandungan tidak sehat yang umumnya ada di air adalah alumunium, yang bisa menyebabkan penyakit Alzheimer jika dikonsumsi terlalu banyak. Nah, dengan menggunakan filter air, Anda bisa terhindar dari racun-racun berbahaya yang tidak menyehatkan seperti itu.

Jangan biarkan air kotor yang tidak terjamin kebersihannya menjadi penghalang bagi Anda untuk hidup sehat. Gunakanlah filter air agar Anda dan keluarga di rumah bisa memakai air bersih yang layak diminum dan dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

 

5 Manfaat Alat Penyaring Air yang Harus Anda Tahu

alat filter air reverse osmosis untuk menyaring virus dan bakteri

Tidak bisa dipungkiri, air merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Kita membutuhkan air untuk mandi, minum, memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Kendati kita tidak bisa hidup tanpa air, namun masih banyak sekali orang yang masih kurang peduli terhadap air bersih. Padahal meski berwarna bening, namun belum tentu air yang dikonsumsi itu sudah menyehatkan. Ada banyak sekali kuman dan berbagai kandungan-kandungan berbahaya di dalamnya yang justru bisa menjadi sumber penyakit.

Karena itu, alat penyaring air berfungsi untuk membersihkan air kotor yang sudah tercemar agar kembali bersih dan bebas kontaminasi. Nah, berikut beberapa manfaat alat penyaring air yang wajib Anda ketahui.

  1. Meningkatkan Kualitas Air

Banyak orang yang berpikir, hanya dengan dimasak hingga mendidih air akan langsung bersih. Faktanya memasak air sampai mendidih hanya akan membunuh kuman saja, namun tidak dapat menghilangkan zat-zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. Namun dengan alat penyaring air, air yang terkontaminasi akan jauh lebih bersih sehingga kualitasnya pun meningkat. Air yang berkualitas sudah pasti dapat menjaga imunitas tubuh, yang artinya membuat Anda akan semakin sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

  1. Terbebas dari Kuman

Tidak hanya menghilangkan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, alat penyaring air juga dapat membunuh kuman-kuman yang bisa mendatangkan berbagai penyakit seperti mual, diare, kram perut, dan lain sebagainya. Dengan alat penyaring air, maka air yang Anda konsumsi akan lebih menyehatkan dan sudah terjamin kebersihannya.

  1. Menyuburkan Tanaman

Tanpa disadari, air yang tercemar juga bisa berdampak buruk bagi tanaman di rumah Anda. Salah satu contoh kandungan yang bisa membuat tumubuhan cepat rusak dan mati adalah klorin. Karena itu, untuk mendapatkan air yang sehat dan bersih, gunakanlah alat penyaring air agar tumbuhan Anda tetap mekar dan segar.

  1. Mencuci Lebih Bersih

Meski bukan untuk dikonsumsi, tapi mencuci dengan air bersih juga merupakan kebutuhan yang tidak boleh dianggap remeh. Tanpa alat penyaring air, air di rumah Anda bisa saja berwarna keruh, kekuningan, atau berbau tidak enak. Padahal Anda membutuhkan persediaan air bersih untuk mencuci berbagai hal, seperti pakaian, buah dan sayur, atau alat-alat lainnya. Jadi pastikan Anda selalu memasang alat penyaring air agar barang yang dicuci jadi jauh lebih bersih.

  1. Alat Dapur Bebas Karat

Tahukah Anda bahwa endapan air yang tidak sehat ternyata juga dapat berpengaruh pada peralatan dapur? Hal tersebut bisa membuat alat-alat dapur lama-kelamaan jadi berkarat dan berwarna kecokelatan. Karena itu, untuk membuat peralatan dapur tetap awet dan bersih, gunakanlah penyaring air agar air yang dipakai untuk mencuci terbebas dari endapan.

Itu dia manfaat-manfaat alat penyaring air yang wajib diketahui. Nah, karena sekarang Anda sudah tahu, Anda bisa memulai hidup menjadi lebih sehat dengan memasang alat penyaring air yang memiliki banyak manfaat untuk membuat air di rumah jadi lebih berkualitas.

Begini Cara Memilih Filter Air yang Tepat untuk Seluruh Rumah Anda

jual membran saringan filter air reverse osmosis harga murah

Filter whole house adalah jenis filter yang dihubungkan dengan pusat penghasil air dan menyaringnya sehingga air yang masuk ke rumah Anda sudah bersih dan layak minum. Tidak seperti filter lainnya, filter ini yang dipasang untuk menyaring air ke titik masuk rumah Anda sehingga memungkinkan dispenser air Anda seperti di dapur, kamar mandi, kran, dan toilet mengeluarkan air yang bersih.

Filtrasi air adalah proses mudah yang memastikan air yang mengalir bersih dan telah dimurnikan. Namun, sebelum Anda membeli filter untuk rumah, Anda perlu mempertimbangkan kredibilitas dan reputasi perusahaan atau vendor yang Anda inginkan untuk mengirimkan filter.

Berikut adalah 5 tip teratas dalam memilih filter air seluruh rumah terbaik untuk rumah Anda:

Tentukan Jenis Filter Rumah

Memilih jenis filter yang akan dipasang akan bergantung pada jenis kontaminan di air Anda. Anda perlu berbicara dengan profesional untuk menentukan kontaminan mana yang perlu Anda hilangkan dari air yang mengalir ke rumah Anda. Jika saluran air utama Anda dikelola oleh layanan kota, Anda mungkin perlu menghilangkan sedimen, klorin, mineral, dan bahan kimia.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menghubungkan rumah Anda dengan sumur air pribadi, Anda perlu menghilangkan kontaminan seperti mineral, besi dan sedimen. Namun, jumlah kontaminan di dalam air dapat bervariasi mulai dari yang ringan hingga beracun.

Ketahui Laju Aliran Dispenser dan Peralatan Anda

Laju aliran diukur dalam per galon/menit. Laju aliran adalah ukuran jumlah air yang dapat mengalir melalui dispenser rumah Anda seperti mesin pencuci piring, kran, water heater, dan toilet. Saat berencana membeli filter, pastikan untuk mengetahui spesifikasi permintaan yang diberikan oleh produsen peralatan dan dispenser air di rumah Anda. Misalnya, kran biasa memiliki laju aliran 2,5-5 galon per menit sementara mesin pencuci piring dan toilet memiliki laju aliran masing-masing 5 gpm dan 3 gpm. Ini juga Bergantung pada jumlah keluarga yang tinggal bersama Anda, jumlah dispenser air, dan laju aliran setiap dispenser. Hal ini tak bisa sembarangan sehingga Anda membutuhkan seorang profesional dapat membantu Anda menghitung laju aliran yang tepat yang harus dimiliki filter Anda.

Sistem filter air sumur seluruh rumah dengan laju aliran lebih rendah dari kecepatan yang dibutuhkan akan berarti aliran air terputus, dan tekanan air rendah, terutama selama penggunaan puncak.

Pertimbangkan Ukuran Filter yang Anda Inginkan untuk Rumah Anda

Hampir semua rumah pasti menginginkan filter besar. Filter besar adalah filter yang paling laris manis di pasaran, ini dikarenakan suplai air meningkat dan service yang diberikan dari internal jugaakan lebih lama.

Maka dari itu, Anda juga perlu memeriksa ukuran port filter karena berdampak pada kecepatan dan tekanan air yang mengalir ke rumah Anda. Untuk rumah rata-rata, ukuran ideal filter seluruh rumah harus 4,5 x 20 inci. Di sisi lain, rumah tangga besar mungkin perlu memasang filter dengan laju aliran 25gpm dan port 1 1/2 inci.

Tanyakan Tentang Seluk Beluk Sistem Filter Air Sumur Seluruh Rumah Anda

Masa pakai filter akan bervariasi berdasarkan kondisi air yang ingin Anda filter. Kuantitas dan kualitas sedimen dalam air harus dipertimbangkan saat membeli sistem filter air sumur seluruh rumah. Masa pakai filter ditentukan oleh jumlah air yang dapat disaring sebelum diganti. Jika tekanan air berkurang, kemungkinan besar Anda menunggu terlalu lama untuk filter diganti. Kami merekomendasikan untuk terus mencatat perubahan filter sehingga Anda bisa mendapatkan jadwal rutin.

Pastikan untuk Menemukan Sistem Filter Bersertifikat NSF

Ketika semua faktor lain telah dipertimbangkan, hal terpenting yang perlu Anda ketahui adalah apakah sistem filter bersertifikat NSF. Terlepas dari ukuran filter yang Anda beli, sebaiknya pastikan filter tersebut bersertifikat. Untuk caranya, Anda dapat memeriksa segelnya, yang merupakan tanda bahwa sistem filter telah diuji dan disetujui oleh pihak berwenang.

Jika Anda telah memutuskan untuk mengganti sistem filter lama Anda atau menggantinya dengan yang modern, tip berikut akan membantu Anda memilih sistem filter sumur seluruh rumah yang terbaik. Mereka tidak hanya sesuai dengan aturan keamanan dan perlindungan negara, tetapi juga efisien untuk menyelesaikan semua kebutuhan penyaringan air Anda.

 

Nah, begitulah cara memilih filter air yang tepat untuk seluruh rumah Anda. Walaupun terlihat sederhana, hal ini tak boleh dilakukan sembarangan. Usahakan untuk meminta bantuan profesional agar air di rumah anda bersih dan terjamin.

Langkah Membersihkan Membran Filter Air yang Bermasalah

Membran Filter Air RO

Membran RO atau familiar dengan nama Membran Reverse Osmosis adalah membran yang terbuat dari selaput semipermeabel yang berfungsi sebagai penyaring dan/ memfilter air dari kandungan logam, virus, atau bakteri sehingga menghasilkan air murni dan tidak terkontaminasi. Jika sudah kotor, membrane ini dapat dibersihkan atau diganti.

Dengan membran RO akan menurunkan tds (total dissolved solids) karena memiliki ukuran pemfilteran yang sangat halus yaitu mencapai 1/10.000 mikron atau setara dengan sehelai rambut dibagi satu juta.

Dengan ukuran sekecil ini maka virus, bakteri, dan kandungan logam akan tersaring di mana ukuran Membran RO lebih kecil dibandingkan ketiganya. Membran ini sendiri harus dimasukkan dalam housing Ro sesuai dengan ukuran masing-masing. Biasanya setelah pemakaian 1 tahun membran RO harus diganti, namun cepat dan lamanya penggantian bergantung dengan tingkat pemakaian dan kondisi air baku yang disaring.

Masalah yang Sering Terjadi Pada Membran Filter Air

Perlu Anda garis bawahi, seluruh membran filter tidak akan luput dari masalah. Setiap produk dalam berbagai harga memiliki resiko mengalami kendala. Membran filter air yang bermasalah tentunya akan menciptakan masalah pada filter Anda. Lantas, masalah apa saja yang sering terjadi pada membran filter air Anda?

  • Air Reverse Osmosis Keluar Sedikit
    Kendala ini terjadi dikarenakan beberapa hal, seperti karena air baku tidak lancar / tersumbat Karena tekanan air baku tidak kencang (idealnya bertekanan 1-2 bar), Karena tekanan pompa booster / pompa membrane kurang (min.50psi), Karena Post Carbon yang mampet, karena membrane Reverse Osmosis mampet.

  • Air Reverse Osmosis Mampet
    Berbeda dengan kendala di atas, terkadang membran filter air terkadang juga mengalami kendala mampet. Ada pun hal yang dapat menjadikan membran ro tersebut mampet atau tak lancar adalah keberadaan suatu zat kapur dan beberapa zat yang dapat menyebabkan terjadinya kemampetan, Fouling atau scaling. Sehubungan dengan hal itu, membran ro yang sudah Anda pasang tersebut, alangkah baiknya untuk secara teratur dilakukannya pencucian.

  • Air Reverse Osmosis Cepat Buntu
    Selain macet dan juga air yang keluar sedikit, ada juga kendala cepat buntu. Hal ini biasanya terjadi karena semakin rendah kualitas air baku maka semakin berat pula kerja membran RO, sehingga mengakibatkan buntunya membran RO itu sendiri. Solusi yang dapat Anda ambil adalah perhatikan bagaimana kualitas air (tingkat kekeruhan, TDS, zat besi, kapur, dll). Jika kualitas air Anda cukup rendah, sebaiknya perbanyaklah penyaringan filter cartridge, resin softener atau filter media lainnya sebelum masuk ke unit RO Anda.

Langkah Cara Membersihkan Membran Filter Air

Dari keempat kendala tersebut, ada beberapa solusi yang dapat dilakukan. Apa sajakah itu?

  • Sistem Terbuka
    Apa itu sistem terbuka? Sistem terbuka adalah sistem di mana Anda dapat melakukan pembersihan atau pencucian yang diawali dengan mengeluarkan membran tersebut dari dalam housing RO. Setelah itu, membran ini direndam di dalam campuran hyper clean 572 dan air secukupnya selama 6-8 jam. Namun sebelumnya, Anda harus memastikan semua bagian membran RO tercelup di dalam campuran diatas. Setelah tahap ini selesai dilaksanakan, membran RO bisa Anda bilas terlebih dahulu dengan air bersih.

    Langkah terakhir, membran RO dapat Anda rendam sekali lagi di larutan hyper clean 779 yang sudah dicampur air. Proses ini akan membuat membran RO menjadi bersih kembali.

  • Metode Tertutup
    Sebaliknya, ada metode pencucian dengan sistem tertutup. Apa itu? Sebenarnya cara membersihkannya sama dengan sistem terbuka, bedanya hanya pada membran RO tersebut dilakukan dalam suatu housing Ro. Cara dengan menggunakan sistem ini biasanya dilakukan apabila membran Anda memiliki tipe yang besar, yaitu di atas 2000 GPD. Mekanismenya dilakukan dengan mengganti input dari yang semula air baku menjadi cairan pembersih.

Begitulah serba-serbi membran filter, kendalanya, dan juga cara membersihkannya.

Manfaat Air Minum Reverse Osmosis Untuk Kesehatan

reverse osmosis

Air minum Reverse Osmosis atau yang biasa disebut Air RO oleh masyarakat Indonesia dasarnya merupakan air yang telah melalui proses pengolahan mesin Reverse Osmosis. Reverse Osmosis sendiri adalah proses alami yang memisahkan dua cairan konsentrasi yang berbeda, cairan ini dipisahkan oleh membran semipermeabel karena cairan memiliki kecenderungan untuk bekerja dari konsentrasi yang lebih rendah ke konsentrasi yang lebih tinggi untuk keseimbangan potensial kimia.

Walaupun banyak beredar kontroversi dan kesan bahaya pada Air Reverse Osmosis, pada kenyataan-nya Air Reverse Osmosis ini sangat aman untuk dikonsumsi. Karena air yang dihasilkan dari proses Reverse Osmosis ini telah melalui proses penyaringan yang detail. pemisahan yang melalui membran reverse osmosis berarti telah memisahkan pori-pori yang berukuran sangat kecil yakni 0,0001 micron. Yang dimana itu berarti semua kuman, bakteri, garam mineral berbahaya telah dibuang melalui saluran pembuangan dari mesin Reverse Osmosis.

Bahkan bukan hanya sekedar aman, Air Reverse Osmosis ini juga digadang-gadang dengan berbagai manfaat yang dihasilkan apabila rutin untuk dikonsumsi. Air Reverse Osmosis diketahui dapat menjaga Imun Tubuh, Imun adalah sistem kekebalan tubuh, Mengkonsumsi Air reverse Osmosis terbukti dapat menjaga kekebalan tubuh. Karena dapat menjaga imun tubuh, Air Reverse Osmosis ini bahkan sangat direkomendasikan untuk pasien penderita kanker.

Karena penderita kanker harus sangat menjaga apapun yang dikonsumsinya termasuk air minum yang dimana selain untuk memenuhi kebutuhan tubuh juga dapat mencegah dehidrasi. orang yang dalam kondisi menderita kanker, saat itu sedang mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, maka dari itulah air minum reverse osmosis sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi untuk menjaga imun tubuh.

Air reverse osmosis juga dapat meningkatkan Metabolisme Tubuh, Meningkatnya metabolisme tubuh dapat membuat sistem pencernaan menjadi lebih baik dan dapat bekerja maksimal. Tak hanya itu, manfaat lain seperti meningkatkan energi, mempermudah akses oksigen ke seluruh sel-sel di dalam tubuh, juga menjadi manfaat dari mengkonsumsi Air Reverse Osmosis ini.

Beredarnya anggapan bahwa air Reverse Osmosis ini lebih pahit dibandingkan air mineral yang telah biasa dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat disebabkan karena lidah tidak terbiasa mengkonsumsi air minum dengan kandungan murni. Padahal beralih dari air mineral dan mulai minum air reverse osmosis akan lebih banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh tubuh pengkonsumsi air reverse osmosis. Sedikitnya informasi yang mencuat mengenai air reverse osmosis di kalangan masyarakat juga menghasilkan paradigma tersendiri untuk menganggap air reverse osmosis sama saja dengan air-air lainnya.

Ukuran molekul yang lebih kecil pada air reverse osmosis membuat air reverse osmosis lebih mudah diserap oleh tubuh. Karena hanya terdapat H2O pada kandungan air reverse osmosis membuat air ini lebih jernih dan murni serta terasa lebih ringan saat dikonsumsi. Apabila Air reverse osmosis disimpan pada ruangan yang terkena sinar matahari, air osmosis ini juga lebih tahan lama kemurniannya dibandingkan dengan air mineral.

Air reverse osmosis juga tidak mengandung cryptosporidium, hal ini diamini oleh CDC. dimana Cryptosporidium itu sendiri adalah parasit yang biasa ditemukan oleh air yang terkontaminasi. Bahkan manfaat dari air yang melalui proses reverse osmosis ini juga bisa didapatkan oleh orang yang mengalami, penyakit ginjal, hati, tekanan darah tinggi dan pembatasan natrium. Karena menurut CDC proses dari reverse osmosis itu sendiri juga menghilangkan molekul natrium itu sendiri.

 

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.