Mengenal TDS Dalam Air Minum dan Bahayanya Untuk Kesehatan

alat filter air reverse osmosis (RO)

Air yang bersih dan layak diminum merupakan salah satu kunci keberlangsungan hidup manusia. Namun sayangnya, karena adanya berbagai pencemaran yang disebabkan oleh kondisi alam, hal ini membuat kita jadi lebih sulit untuk menemukan air minum murni yang tidak memiliki kandungan berbahaya. Padahal seperti yang Anda ketahui, bahwa sebanyak 80% penyakit, infeksi, dan alergi dapat ditularkan melalui air.

Kemurnian air sendiri biasanya seringkali diukur dengan parameter Total Dissolved Solids, atau yang biasa disingkat sebagai TDS. Dalam bahasa Indonesia, TDS berarti total zat terlarut. Nah, zat terlarut yang ada di dalam kandungan air bisa berupa magnesium, kalsium, kalium, natrium, bikarbonat, klorida, sulfat, logam berat, bakteri, virus, dan berbagai mineral berbahaya lainnya yang dapat menjadi sumber penyakit.

Untuk lebih detailnya, berikut penjelasan mengenai TDS.

Apa Itu TDS?

TDS adalah konsentrasi ion bermuatan positif dan negatif yang ada di dalam air, dan tinggi atau rendahnya kandungan TDS tersebut dapat mempengaruhi kualitas air itu sendiri. TDS diukur dalam satuan ppm (parts per million), dan menurut lembaga negara India, Bureau of Indian Standards, tingkat konsentrasi maksimum TDS di dalam air yang boleh dikonsumsi oleh manusia adalah 500ppm.

Jika lebih dari itu, seperti air dengan konsentrasi TDS sekitar 1000ppm sudah tidak layak untuk diminum oleh manusia. Hal ini dikarenakan air tersebut sudah terkontaminasi oleh kandungan kalium, klorida, natrium, atau ion beracun lainnya dalam jumlah yang besar. Selain itu, air dengan tingkat TDS tinggi juga biasanya terasa tidak enak saat diminum, misalnya seperti ada sedikit rasa logam, asin, ataupun pahit.

Bagaimana TDS Mempengaruhi Kesehatan?

Air minum yang memiliki konsentrasi TDS yang tinggi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti mual, iritasi paru-paru, ruam, muntah, dan lain-lain. Bahkan jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, air dengan kandungan TDS tinggi akan membuat tubuh Anda terpapar oleh berbagai bahan kimia dan racun berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan kronis seperti kanker, hati, gagal ginjal, gangguan sistem saraf, melemahkan kekebalan tubuh, bahkan hingga dapat menyebabkan cacat pada bayi yang baru lahir.

Untuk memastikan apakah kandungan air minum di rumah Anda tidak memiliki tingkat TDS yang tinggi, Anda bisa mengetesnya sendiri menggunakan TDS meter. Jika ternyata ditemukan bahwa konsentrasinya sudah lebih dari 500ppm, maka sangat disarankan bagi Anda untuk berhenti mengkonsumsinya demi kesehatan Anda dan keluarga.

Bagaimana Cara Mengatasi Air Dengan TDS Tinggi?

Lantas, apa yang harus Anda lakukan untuk mengatasi air minum dengan tingkat TDS yang tinggi?

Salah satu cara yang praktis dan sangat direkomendasikan adalah dengan memasang filter air berbasis Reverse Omosis. Selain dapat meningkatkan rasa dan kualitas air minum, filter air RO juga sudah terbukti mampu menyaring berbagai kontamin berbahaya yang ada di dalam air seperti racun, bakteri, dan kotoran yang dapat menjadi sumber penyakit.

Namun untuk membuat fungsi dan kinerja filter air RO tetap maksimal, jangan lupa ya agar Anda selalu melakukan perawatan berkala dengan mengganti filter dan membran RO pada waktu yang sudah ditentukan.

Share:

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.