Macam-Macam Bakteri Berbahaya yang Ada di Kolam Renang

Bakteri bisa ditemukan di hampir semua tempat, termasuk juga kolam renang. Tanpa perawatan yang tepat, ada banyak sekali berbagai macam bakteri yang dapat bertahan hidup dan tumbuh di kolam renang rumah Anda. Nah, bakteri-bakteri jahat ini bisa menularkan penyakit pada manusia jika air kolam tertelan secara tidak sengaja.

Agar Anda lebih waspada, berikut beberapa jenis bakteri yang sering ditemukan di dalam kolam renang serta macam-macam gejala penyakit yang ditimbulkannya.

 

  1. Cryptosporidium

Cryptosporidium adalah jenis parasit penyebab diare yang mampu bertahan hidup selama berhari-hari, bahkan sekalipun di kolam renang yang terpelihara dengan baik. Ketika parasit ini memasuki tubuh Anda, mereka akan melakukan perjalanan ke usus kecil dan menimbulkan gangguan pencernaan. Gejala yang disebabkan oleh bakteri cryptosporidium di antaranya adalah nyeri perut dan keseringan buang air besar dalam bentuk encer.

Pada kebanyakan kasus, biasanya diare akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari atau minggu. Namun bagi beberapa orang, ada juga yang membutuhkan bantuan antibiotik untuk menyembuhkan penyakit ini.

  1. Giardia Lambia

Giardia lambia merupakan parasit yang menyerang usus manusia dan menyebabkan infeksi giardiasis. Biasanya penyakit ini ditularkan melalui feses yang mencemari air kolam dan dapat bertahan hingga 45 menit lamanya, bahkan meski di dalam kolam renang yang paling banyak mengandung klorin.

Beberapa gejala yang disebabkan oleh parasit giardia lambia adalah diare, kram perut, sering buang angin, tubuh lemas, hingga dehidrasi. Kebanyakan kasus akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa lama, namun pada kasus yang parah Anda akan membutuhkan antibiotik.

  1. Shigella

Shigella merupakan kelompok bakteri yang dapat menyebabkan infeksi shigellosis, yaitu penyakit diare atau saluran pencernaan. Pada beberapa orang yang terinfeksi bakteri ini mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali, namun ada juga yang biasanya mengalami kram perut hingga demam selama lima sampai dengan tujuh hari.

  1. Norovirus

Norovirus adalah jenis kolompok virus yang dapat menyebabkan diare akut, sakit perut, hingga muntah-muntah. Gejala yang ditimbulkan oleh norovirus umumnya dapat terlihat mulai dari 12 hingga 48 jam setelah terpapar.

Gejala norovirus bisa berlangsung selama satu sampai dengan tiga hari, dan kebanyakan orang sembuh total tanpa pengobatan. Namun untuk beberapa kalangan usia seperti bayi dan orang tua yang memiliki penyakit bawaan, muntah dan diare yang menyebabkan dehidrasi parah akan membutuhkan perhatian medis.

  1. E. Coli 0157:H7

Sebagian besar bakteri E. coli tidak berbahaya dan hidup pada usus manusia serta hewan yang sehat. Namun pada jenis lainnya seperti E. coli O157:H7 bisa menyebabkan kram perut yang parah, diare berdarah, hingga muntah. Orang dewasa yang sehat bisa sembuh dari infeksi bakteri ini dalam waktu satu minggu, namun anak-anak dan orang tua memiliki resiko yang lebih besar untuk terkena gagal ginjal yang dapat mengancam jiwa.

Terkadang perawatan reguler serta penggunaan disinfektan seperti klorin saja tidak cukup untuk memerangi berbagai bakteri jahat yang hidup di dalam kolam renang Anda. Karenanya, penggunaan filter air sangat penting untuk menyingkirkan kuman serta kotoran berbahaya yang dapat menularkan penyakit.

Nah, demi memastikan air kolam renang tetap bersih dan terjaga, Watercare sebagai spesialis masalah air menghadirkan alat-alat pengolahan air yang dapat membersihkan air kolam di rumah Anda dari kontamin berbahaya seperti polutan, virus, bakteri, dan mikroorganisme. Tim ahli kami juga memberikan layanan berupa konsultasi gratis mengenai masalah air Anda, dan akan membantu memberikan solusi terbaik untuk mengatasinya.

Jika ada pertanyaan atau ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda bisa langsung menghubungi kontak kami yang tertera di website resmi Watercare.

 

Share:

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.