Fungsi Klorin Untuk Pengolahan Air Bersih

klorin untuk pengolahan air bersih

Apa Itu Klorinisasi?

Klorinisasi adalah proses menambahkan klorin ke air minum untuk membunuh parasit, bakteri, dan virus. Selama digunakan dalam batasan jumlah yang aman, tentunya mengkonsumsi air yang mengandung klorin, baik itu untuk diminum atau digunakan dalam kebutuhan harian tidak akan menyebabkan efek kesehatan yang berbahaya. Sebaliknya, justru klorin dapat memberikan perlindungan terhadap wabah penyakit yang dapat ditularkan melalui air.

 

Berapa Kadar Klorin yang Aman Untuk Dikonsumsi?

Kadar klorin sebanyak 4 miligram per liter air dianggap aman untuk diminum. Pada tingkat ini, efek kimia yang dapat membahayakan kesehatan tidak mungkin terjadi. Karena itu, selama penggunannya biasanya perusahaan air akan selalu memantau kualitas air secara teratur agar dapat menyediakan sumber air yang aman untuk dikonsumsi.

 

Apakah Klorin Mempengaruhi Rasa dan Bau Air?

Bagaimanapun, klorin merupakan bahan kimia, yang apabila tidak diperhatikan takaran serta jumlah penggunaannya dapat memberikan efek samping pada air. Tentunya, hal ini membuat air yang diklorinasi sangat mungkin untuk memiliki rasa dan bau yang berbeda dari air yang tidak diolah.

Namun beberapa orang justru menyukai rasa dan bau air yang mengandung klorin, dan sebagiannya lagi tidak. Masalah perubahan rasa dan bau yang signifikan biasanya bisa saja muncul, tergantung kualitas air dan jumlah klorin yang digunakan.

 

Pemakaian klorin guna membersihkan sumber mata air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia sudah dippaktekkan sejak tahun 1990 silam sampai saat ini. Menurut penelitian, klorin sudah terbukti dapat membunuh sebagian besar bakteri dan virus yang ada di dalam air dan mengurangi sumber virus dan bakteri penyebab penyakit diare.

Karenanya, praktek klorinasi pada air memiliki manfaat yang jauh lebih aman dan menyehatkan ketimbang efek samping yang mungkin ditimbulkannya.

Share:

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.