5 Metode Pengolahan Ini Dapat Mengubah Air Limbah Menjadi Air Bersih

alat penjernih air

Dewasa ini semakin banyak pemberitaan mengenai krisis air bersih. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi, salah satu di antaranya adalah ketidak pedulian manusia dalam menjaga lingkungan sehingga semakin sedikit lahan resapan yang mengakibatkan berkurangnya penyimpanan air dan meluasnya bencana yang disebabkan oleh air, seperti banjir.

Terlepas dari pemberitaan tersebut masih banyak di antara kita yang dapat menikmati air bersih. Mulai dari air yang digunakan untuk mencuci dan mandi, hingga air kemasan yang banyak dijual dipasaran. Ternyata untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ada banyak tahap atau proses yang harus dilalui. Berawal dari air limbah atau air kotor yang bahaya dikonsumsi menjadi air yang bisa digunakan oleh kita dikehidupan sehari-hari.

Ada 5 bagian yang biasa digunakan untuk membuat air sekitar yang sudah tercemar menjadi layak digunakan. Berikut adalah prosesnya yang akan kami informasikan;

Istilah Pengolahan Air Yang Umum Terdengar, Filtrasi

Seperti yang kita ketahui dan sesuai namanya proses filtrasi bertujuan untuk penyaringan. Media seperti pasir dan kerikil silica dapat digunakan pada proses ini, pada proses ini teknologi membran juga dapat dilakukan. Proses filtrasi dapat terjadi dengan bantuan gaya grafitasi. Sedangkan dalam teknologi membran sendiri ada beberapa jenis yang dapat digunakan, di antaranya ; Reverse Osmosis System (RO), Nanofiltration System (NF), Multi Media Filter, Microfiltration System (MF), Ultrafiltration System (UF).

Proses Koagulasi

Dalam proses ini air limbah akan melalui proses destibilisasi partikel koloid yang biasanya dilakukan secara kimiawi dengan menambahkan zat aluminium sulfat atau yang lebih dikenal dengan tawas, ataupun destibilisasi dengan cara fisika yaitu dengan hidrolis ( hydrolic jump atau terjunan), rapid mixing (pengadukan cepat), ataupun secara mekanis menggunakan batang pengaduk untuk meratakan tawas dengan air yang akan dilakukan penjernihan.

Proses Pengumpulan Kotoran Yang Juga Disebut Flokulasi

Fungsi dalam proses flokulasi ini adalah untuk memperbesar dan membentuk kumpulan kotoran yang terdapat pada air limbah, yang kemudian akan lebih mudah mengendap. Dalam proses ini air akan diaduk secara perlahan dengan kondisi air harus tenang agar tawas yang tercampur di air dapat memaksimalkan efesiensi pembentukan flok. Untuk beberapa kasus penambahan bahan kimia diperlukan untuk memaksimalkan pengikatan flok-flok tersebut.

Proses Pengendapan Zat Berat Biasa Dikenal Dengan Sedimentasi

Proses yang menggunakan prinsip berat jenis ini berfungsi untuk mengendapkan partikel-partikel koloid yang sebelumnya sudah didestabilisasi. Dengan demikian jika ada berat jenis flok yang lebih berat daripada air akan otomatis mengendap dan terpisah dengan air bersih. Perpaduan antara proses koagulasi, flokulasi dan sendimentasi disebut juga dengan proses aselator.

Meminimalisir Kuman Dan Bakteri Dalam Air Melalui Proses Desinfeksi

Setelah dirasa cukup jernih, proses selanjutnya sebelum menjadi air bersih adalah memastikan air yang diolah terbebas dari potensi kuman dan bakteri yang terkandung di dalam air. Proses yang disebut desinfeksi ini merupakan proses penambahan ozonisasi, UV, pemabasan, chlor dan lain sebagainya. Proses ini merupakan proses terakhir sebelum proses reservoir

Hasil Akhir Dari Pengolahan Air Adalah Proses Reservoir

Dari empat proses di atas, proses terakhir sebelum air ini bisa didistribusikan adalah proses reservoir. Yaitu, air yang telah selesai disaring akan dimasukkan ke tempat penampungan sementara  air bersih di dalam reservoir sebelum akhirnya didistribusikan dan layak digunakan.

5 proses di atas adalah tahapan yang harus dilalui sampai akhirnya menjadi air yang bisa kita gunakan sehari-hari. Dengan mengetahui proses panjang tersebut semoga kita menjadi lebih bijak menggunakan air. Proses di atas tidak hanya dilakukan oleh perusahaan besar, namun juga dapat dilakukan oleh alat penjernih air yang dijual dipasaran. Bagi anda yang ingin memiliki penjernih air di rumah atau bangunan Anda, selain mengetahui 5 proses ini Anda juga harus mengetahui bahwa filter air juga harus dibersihkan secara berkala agar proses penyaringannya dapat dilakukan secara maksimal.

Share:

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.