Article

Jaga Kualitas Air Di Rumah Dengan Beberapa Cara Ini

alat filter air

Sebagai kebutuhan utama dan mendasar bagi semua manusia, air yang jernih tentu sangat dibutuhkan. Tidak hanya air minum, air kran yang jernih juga memilliki manfaat sendiri untuk kesehatan bahkan peralatan rumah tangga. Untuk itu, penggunaan filter sumur cukup dibutuhkan oleh banyak orang, guna mendapatkan air kran yang bersih.

Sayangnya, banyak orang yang tidak bisa mendapatkan air yang bersih. Bahkan, ada 1,8 juta orang meninggal setiap tahunnya karena menderita diare dan kolera yang disebabkan oleh penggunaan air yang tidak layak pakai. Dengan alasan ini, menjaga kualitas air sangat diperlukan. Berikut beberapa cara untuk menjaga kualitas air yang Anda miliki.

  1. Lakukan pengecekan pada pipa air secara berkala

Sebelum Anda merasa ada perubahan warna dan rasa pada air rumah Anda, ada baiknya untuk selalu mengevaluasi pipa air di rumah. Selain itu, perubahan tekanan air juga bisa menjadi tanda bahwa ada masalah pada pipa di rumah Anda dan bisa menyebabkan air di rumah menjadi kurang baik. Korosi pada pipa bisa menyebabkan penyumbatan sebagian air dalamnya. Jika hal ini dibiarkan, maka air yang mengalir di pipa tersbeut bisa tercemar zat-zat kimia yang belum tersaring. Jadi, tetap cek keadaan pipa di rumah. Namun, pengecekan harus dilakukan oleh ahlinya.

  1. Uji kelayakan air sumur

Jika Anda mengonsumsi air dari sumur, maka Anda harus mengujinya terlebih dahulu. Dengan melakukan uji kelayakan ini, Anda bisa mengetahui apakah air sumur di rumah sudah layak untuk dikonsumsi atau justru mengandung zat berbahaya. Jangan lupa juga untuk selalu memeriksa secara berkala pompa yang digunakan untuk mengambil air. Jika pompa tersebut mengalami kebocoran, maka bisa menyebabkan air sumur terkontaminasi oleh sedimen atau kotoran.

  1. Menjauhkan septic tank/tangki septic dengan sumber air

Anda harus memberikan jarak sepanjang 10 meter dari tangki septic dengan sumber air. Hal ini agar air sumur tidak terkontaminasi bakteri yang berasal dari tangki septic. Sayangnya, jarak ini tidak ideal jika digunakan di perkotaan. Untuk mengatasinya, Anda bisa mengetahui terlebih dahulu arah aliran air tanah sehingga Anda bisa memposisikan tangki septic dengan tidak mengarahkannya ke sumber air.

  1. Gunakan sistem penyaringan air

Untuk lebih memastikan bahwa air di rumah Anda bersih dan tidak terkontaminasi banyak bakteri. Anda bisa mengguunakan alat penyaringan air. Alat ini membantu Anda untuk mendapatkan air yang bersih dan berkualitas. Kesehatan Anda dan keluarga tentu jauh lebih penting dari biaya yang harus dikeluarkan untuk pemasangan alat ini. Namun, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sistem mana yang paling sesuai untuk rumah Anda.

Pilih juga alat filter air yang tepat dan berkualitas sehingga air yang Anda dapatkan juga bersih dari kuman dan zat berbahaya. Hubungi kami untuk mendapatkan fiter air dengan kualitas terbaik dan berstandar nasional. Atau kunjungi website kami untuk mendapatkan filter air yang tepat untuk rumah Anda.

 

Empat Manfaat Utama Penggunaan Filter Air Di Rumah

alat filter air

Hampir semua orang mengetahui bahwa asupan air di dalam tubuh sekitar 2,5 liter setiap hari. Hal ini dilakukan agar kesehatan tubuh tetap terjaga. Namun, air yang dikonsumsi juga harus bersih dan tidak terkontaminasi oleh zat yang berbahaya. Karena alasan inilah filter air menjadi bagian penting bagi kehidupan setiap hari.

Adanya filter air berfungsi untuk membuat air keran bersih, tidak kotor, berminyak, dan berbau. Air akan menjadi lebih sehat dan tidak ada pencemaran air yang nantinya justru akan berbahaya bagi kesehatan. Kegunaan alat ini juga tidak sebatas untuk mendapatkan air minum yang layak, namun ada beberapa manfaat dari menggunakan penyaring air.

  1. Terhindar dari penyakit kulit

Mandi menjadi kegiatan rutin dan tentunya kebutuhan untuk menjaga kesehatan kulit. Namun, bagaimana jika mandi justru membuat kulit menjadi gatal atau bahkan alergi? Tentu hal ini akan sangat mengganggu Anda. Hal ini tentu bisa dihindari jika Anda menggunakan penyaring air. Setelah menggunakannya, Anda juga harus tetap merawat dan membersihkan alat tersebut agar kebersihannya tetap terjaga.

  1. Tanaman akan tetap tumbuh subur

Tidak ada salahnya untuk merawat tanaman yang ada di halaman rumah Anda. Salah satu cara agar tanaman tetap tumbuh subur adalah dengan menyiramnya dengan air yang bersih. Air yang terkontaminasi zat berbahaya akan membuat tanaman menjadi tidak sehat dan membuatnya tanaman mudah mati. Salah satu bahan berbahaya yang ada di dalam air adalah klorin, bahan ini bisa menyerang tanaman dan membuatnya mati perlahan.

  1. Perlatan rumah tangga bebas karat

Beberapa peralatan rumah tangga yang sering dicuci seperti alat-alat dapur tentu bisa berkarat dan berbahaya bagi kesehatan. Hal ini karena adanya sedimen atau endapan air yang tidak sehat menyentuh peralatan rumah tangga Anda. Penggunaan alat penyaring air mampu menghambat sedimen sehingga air yang dihasilkan menjadi lebih bersih dan tanpa endapan. Peralatan rumah tangga Anda juga lebih bersih, tanpa karat dan lebih tahan lama. Hal terpenting adalah tidak berbahaya bagi kesehatan keluarga.

  1. Air minum menjadi lebih sehat

Walaupun beberapa orang kini memilih menggunakan air kemasan, namun pada beberapa waktu tertentu Anda tetap membutuhkan air yang dimasak langsung. Nah, apakah air tersebut sudah layak minum? Walaupun kuman bisa mati pada air yang telah dimasak, namun zat berbahaya bisa saja masih terkandung di dalamnya. Bahkan, proses penguapan bisa menambah jumlah zat tersebut. Alat penyaring air membantu Anda untuk menghilangkan zat berbahaya sehingga bisa mencegah berbagai penyakit seperti diare, kram perut, tekanan darah tinggi hingga kanker.

Pentingnya fungsi air dalam kehidupan sehari-hari membuat Anda harus memiliki alat penyaring air yang tepat dan tentunya berkualitas. Pilih filter air yang memiliki sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk memastikan alat tersebut layak digunakan.

Alat ini memberikan solusi bagi Anda yang ingin mendapatkan air bersih di hunian Anda. Dengan begitu, Anda tidak lagi khawatir untuk memasak air kran secara langsung. Hubungi kami untuk mendapatkan informasi mengenai filter air berkualitas dan berstandar nasional.

Ketahui Tiga Kriteria Air Minum yang Layak Konsumsi

alat filter air ro

Hampir semua makhluk hidup, termasuk manusia membutuhkan air untuk memenuhi cairan tubuhnya. Namun, agar manfaat dari konsumsi air lebih optimal, Anda perlu mengonsumsi air yang bersih, jernih, tidak berbau dan berwarna. Lebih penting dari itu, Anda harus mengonsumsi air yang bebas dari kontaminasi zat-zat berbahaya.

Untuk mendapatkan kualitas air yang baik, penggunaan alat filter air minum kian banyak digunakan, terutama bagi mereka yang memilih mengonsumsi air kran yang dimasak. Jika Anda juga memilih mengonsumsi air tersebut, pastikan beberapa kriteria air yang layak minum ini sudah Anda dapatkan.

  1. Jernih, tidak memiliki bau dan rasa

Anda perlu berhati-hati jika memiliki air yang keruh. Air yang keruh menandakan adanya zat atau bahan berbahaya di dalamnya. Sedangkan air yang berbau menjadi tanda bahwa ada pembusukan zat organik seperti bakteri atau kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Air minum yang layak konsumsi juga tidak memiliki rasa. Rasa pada air minum adalah tanda bahwa air minum tersebut mengandung zat organik atau bakteri.

  1. Suhu air

Adanya kenaikan suhu pada air bisa mengakibatkan kenaikan aktivitas biologi sehingga O2 yang terbentuk bisa menjadi lebih banyak. Kenaikan suhu pada air biasanya disebabkan oleh penebangan vegetasi di sekiar sumber air tersebut, sehingga lebih banyak cahaya matahari yang masuk dan memengaruhi lapisan bawah tanah.

  1. Bebas dari bahan kimia dan bakteri

Air yang memiliki kualitas baik tidak mengandung bahan kimia beracun, bahan organik, serta bebas dari garam atau logam lainnya. Air yang layak konsumsi juga tidak mengandung bakteri E-coli, Salmonella Typhi dan Vibrio Cholera yang bisa menyebabkan penyakit saluran pencernaan.

Untuk bisa mendapatkan air yang bersih dan layak konsumsi, pengolahan air untuk dimunum harus dilakukan sesuai prosedur. Di Indonesia sendiri, pengolahan air minum dilakuan oleh Perusahaan Air Minum (PAM). Dalam prosesnya PAM sudah memberikan bahan yang bisa mematikan kuman. Namun, untuk memastikan bahwa air minum Anda memang layak konsumsi, Anda bisa memasaknya hingga suhu 100 derajat celcius.

Jika air minum di rumah Anda sudah memenuhi kriteria yang disebutkan, tidak ada salahnya untuk tetap memeriksanya secara berkala karena kualitas air bisa berubah. Untuk lebih memastikan bahwa air minuman yang Anda miliki bebas dari zat berbahaya, bakteri dan kuman, Anda bisa menggunakan alat filter air minum yang berkualitas dan berstandar nasional. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut mengenai alat filter air yang Anda butuhkan.

Tidak Hanya Segar, Mandi Ternyata Menyimpan Berbagai Manfaat Yang Sayang Untuk Dilewatkan

Mandi merupakan aktivitas yang biasa kita lakukan saat ingin bepergian dan sebelum tidur. Efek segar dan menghilangkan kotoran yang mengakibatkan bau badan menjadikan mandi sudah seperti keharusan. Namun, taukah anda jika ternyata mandi tidak hanya bermanfaat untuk menghilangkan kotoran dan memberikan efek segar saja. Ada beberapa manfaat baik bagi tubuh saat kita mandi, di antaranya.

Selain Segar Mandi Juga Bisa Mendetoks Racun yang Ada di Dalam Tubuh

Pada saat mandi, terutama menggunakan air hangat akan membuka seluruh pori-pori di kulit anda yang dapat membantu mengeluarkan racun. Cukup 32-35 derajat celcius, air hangat yang digunakan saat mandi juga dapat membantu menurunkan tingkat gula darah. Tidak hanya itu, otot yang kaku juga akan lebih rileks saat mandi menggunakan air hangat dan juga membantu menjaga usus besar bekerja dengan baik. Meski demikian, mandi air hangat tetap disarankan jangan lebih dari 20 menit

Tidak Hanya Minum Vitamin, Ternyata Menjaga Kesehatan Imun Juga Bisa dengan Mandi

Pada saat mandi tidak hanya kotoran yang lenyap dari tubuh anda, tetapi juga akan menjaga kesehatan sistem peredaran darah dan sistem imun. Sebab saat anda mandi, darah akan mengalir lancar. Dan pada saat mandi. Kotoran dan bakteri yang lenyap akan menghindari kita dari terkena berbagai macam penyakit.

Mandi Dapat Memperlancar Sistem Pernapasan dan Juga Menjaga Jantung Tetap Sehat

Ada berbagai cara orang mandi, ada yang menggunakan shower, atau gayung ada juga yang suka berendam menggunakan bathtub. Ternyata, pada saat anda berendam di bathtub, sistem pernapasan bagian dada dan kepala belakang yang ikut terendam bisa menjadi lancar karena proses berendam tersebut dapat mempengaruhi kapasitas oksigen yang masuk ke paru-paru kita. Dan pada saat kita melakukan aktivitas mandi, detak jantung akan lebih cepat berdetak sehingga meningkatkan fungsi jantung dan merelaksasi tubuh.

Sebelum Tidur Baiknya Mandi Air Hangat Jika Anda Menderita Insomnia

Anda memiliki insomnia dan tidak ingin ketergantungan pada obat agar bisa tidur nyenyak? Pada saat mandi, anda bisa merendam kaki dalam air untuk mengobatinya. Cukup rendam kaki sampai kaki merasa dingin saja. Cara ini juga dapat berguna bagi anda yang kakinya merasa lelah, sedang flu ataupun sembelit.

Suasana Hati Sedang Tidak Baik Juga Bisa Diatasi dengan Mandi

Suasana hati anda sedang tidak baik, dan ingin memperbaikinya? Mandi bisa jadi solusi. Sebab, mandi dapat meningkatkan kadar produksi hormon serotonin yang berkaitan dengan kebahagiaan. Ini lah sebabnya, ketika kita selesai mandi kita merasa suasana hati kita menjadi lebih baik. Efek segar yang didapatkan setelah mandi juga dapat membuat suasana hati menjadi lebih bagus.

Gunakan Filter Air Untuk Mendapatkan Kualitas Air Mandi yang Menyegarkan dan Bebas Zat Berbahaya

Setelah mengetahui beberapa manfaat baik mandi untuk kesehatan tubuh di atas tadi, sekarang anda tidak memiliki alasan untuk malas melakukan aktivitas yang satu ini. Sekali pun anda tidak bepergian, mandi tetap menjadi keharusan dan bahkan hal yang menyenangkan setelah mengetahui manfaatnya.

Namun ada hal yang perlu anda ingat, bahwa mandi juga harus menggunakan air yang bersih. Gunakan filter air pada rumah anda jika ternyata rumah anda memiliki air yang kurang baik. Sebab air yang keruh, berwarna bahkan berbau justru akan membuat dampak buruk bagi tubuh anda. Dapatkan informasi mengenai filter air yang bagus untuk rumah anda melalui kami.

Mengenal Jenis – Jenis Teknik Penjernihan Air, Ada yang Bisa Dibuat Sendiri.

Mendapatkan air yang bersih dan jernih merupakan idaman seluruh umat manusia di seluruh dunia. Pasalnya tidak semua tempat dengan mudah mendapatkan air bersih. Beberapa harus melakukan mencari mata air, beberapa di antaranya harus melewati proses penyaringan yang cukup rumit hingga akhirnya mendapatkan air bersih. Sebab air bersih tidak hanya jernih namun juga bebas dari berbagai macam bahaya zat asing, sehingga cukup layak untuk dikonsumsi. Beberapa proses ini sudah sangat umum dilakukan baik di perkotaan ataupun di tempat terpencil sekalipun.

Air yang bersih tidak hanya layak digunakan untuk minum, tapi juga untuk mencuci, mandi dan keperluan lainnya. itu sebabnya air bersih merupakan kebutuhan primer bagi kita. Alasan lain mengapa air yang digunakan dan dikonsumsi oleh kita harus air bersih dan melewati beberapa proses terlebih dahulu adalah untuk menghindari diri dari bahaya berbagai virus dan kuman seperti slmonella, E.colli, Hhepatitis A.

Berikut adalah jenis – jenis proses penjernihan air yang mungkin belum Anda ketahui, namun bisa menjadi alternatif pilihan jika Anda ingin melakukan penjernihan air.

Proses Penjernihan Menggunakan Bahan Kimia

Untuk beberapa kasus, proses penjernihan air dilakukan untuk mengubah warna air yang tadinya keruh menjadi jernih. Dalam proses ini biasa penjernihan biasanya dilakukan menggunakan obat penjernih air atau menggunakan tawas. Caranya cukup mencampurkan tawas dengan sekitar 5 liter air bersih dan tuangkan ke dalam tempat penampungan air, aduk hingga merata dan diamkan hingga keesokan harinya.

Sedangkan untuk proses penjernihan menggunakan bahan kimia biasanya digunakan untuk air dalam sumur atau tangki besar. Zat yang biasa digunakan untuk penjernihan di antaranya adalah kaporit, kuprisulfat, klor, ozon, dan zat kimia lainnnya. Pada saat penggunaan baik bahan kimia, sebaiknya digunakan sesuai aturan supaya tidak menimbulkan efek samping pada tubuh Anda.

Proses Penjernihan Air Teknologi Tinggi

Teknologi saat ini memang dapat memudahkan berbagai masalah di kehidupan manusia. Salah satunya adalah teknologi penjernihan air. Menggunakan proses penjernihan air teknologi tinggi biasanya sudah terdapat sinar UV sehingga tidak hanya menyaring air namun juga membunuh berbagai macam virus dan kuman sehingga air yang digunakan layak dikonsumsi dan digunakan. Penjernihan jenis ini biasanya tidak akan menimbulkan bau dan rasa sehingga sangat aman dikonsumsi. Sayangnya proses penjernihan model ini masih sangat jarang digunakan.

Penjernihan Menggunakan Batu Kerikil atau Bahan Alami

Jika Anda takut menggunakan bahan kimia dan ingin mencoba dengan bahan yang alami, proses penyulingan air bisa Anda gunakan dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan. Cukup sediakan bahan di antaranya ijuk, batu alam, pasir halus, kerikil, arang dari batok kelapa, sabut kelapa serta wadah untuk menyusun bahan-bahan tersebut.

Caranya cukup masukan spons/kain kassa/kain lap pada bagian paling bawah lalu tumpuk ijuk hingga padat, dan masukkan arak dan sabut kelapa tekan hingga padat, tuangkan pula kerikil ke dalam hingga terisi penuh, berikakan penyangga agar alat penjernihan air sederhana ini dapat berdiri dengan baik. Lalu tempatkan wadah di bagian bawah mulut botol untuk menampung air yang telah disaring.

Jika di rasa cara di atas masih sulit untuk Anda lakukan, Anda bisa membeli filter air dengan harga yang bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda. Pilihlah distributor yang terpercaya serta memiliki karyawan yang handal sehingga saat Anda mengalami kesulitan, maka karyawannya akan segera memberikan solusi terbaik. Investasi filter air sama halnya seperti investasi kesehatan jangka panjang untuk Anda dan keluarga.

5 Metode Pengolahan Ini Dapat Mengubah Air Limbah Menjadi Air Bersih

alat penjernih air

Dewasa ini semakin banyak pemberitaan mengenai krisis air bersih. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi, salah satu di antaranya adalah ketidak pedulian manusia dalam menjaga lingkungan sehingga semakin sedikit lahan resapan yang mengakibatkan berkurangnya penyimpanan air dan meluasnya bencana yang disebabkan oleh air, seperti banjir.

Terlepas dari pemberitaan tersebut masih banyak di antara kita yang dapat menikmati air bersih. Mulai dari air yang digunakan untuk mencuci dan mandi, hingga air kemasan yang banyak dijual dipasaran. Ternyata untuk memenuhi kebutuhan air bersih, ada banyak tahap atau proses yang harus dilalui. Berawal dari air limbah atau air kotor yang bahaya dikonsumsi menjadi air yang bisa digunakan oleh kita dikehidupan sehari-hari.

Ada 5 bagian yang biasa digunakan untuk membuat air sekitar yang sudah tercemar menjadi layak digunakan. Berikut adalah prosesnya yang akan kami informasikan;

Istilah Pengolahan Air Yang Umum Terdengar, Filtrasi

Seperti yang kita ketahui dan sesuai namanya proses filtrasi bertujuan untuk penyaringan. Media seperti pasir dan kerikil silica dapat digunakan pada proses ini, pada proses ini teknologi membran juga dapat dilakukan. Proses filtrasi dapat terjadi dengan bantuan gaya grafitasi. Sedangkan dalam teknologi membran sendiri ada beberapa jenis yang dapat digunakan, di antaranya ; Reverse Osmosis System (RO), Nanofiltration System (NF), Multi Media Filter, Microfiltration System (MF), Ultrafiltration System (UF).

Proses Koagulasi

Dalam proses ini air limbah akan melalui proses destibilisasi partikel koloid yang biasanya dilakukan secara kimiawi dengan menambahkan zat aluminium sulfat atau yang lebih dikenal dengan tawas, ataupun destibilisasi dengan cara fisika yaitu dengan hidrolis ( hydrolic jump atau terjunan), rapid mixing (pengadukan cepat), ataupun secara mekanis menggunakan batang pengaduk untuk meratakan tawas dengan air yang akan dilakukan penjernihan.

Proses Pengumpulan Kotoran Yang Juga Disebut Flokulasi

Fungsi dalam proses flokulasi ini adalah untuk memperbesar dan membentuk kumpulan kotoran yang terdapat pada air limbah, yang kemudian akan lebih mudah mengendap. Dalam proses ini air akan diaduk secara perlahan dengan kondisi air harus tenang agar tawas yang tercampur di air dapat memaksimalkan efesiensi pembentukan flok. Untuk beberapa kasus penambahan bahan kimia diperlukan untuk memaksimalkan pengikatan flok-flok tersebut.

Proses Pengendapan Zat Berat Biasa Dikenal Dengan Sedimentasi

Proses yang menggunakan prinsip berat jenis ini berfungsi untuk mengendapkan partikel-partikel koloid yang sebelumnya sudah didestabilisasi. Dengan demikian jika ada berat jenis flok yang lebih berat daripada air akan otomatis mengendap dan terpisah dengan air bersih. Perpaduan antara proses koagulasi, flokulasi dan sendimentasi disebut juga dengan proses aselator.

Meminimalisir Kuman Dan Bakteri Dalam Air Melalui Proses Desinfeksi

Setelah dirasa cukup jernih, proses selanjutnya sebelum menjadi air bersih adalah memastikan air yang diolah terbebas dari potensi kuman dan bakteri yang terkandung di dalam air. Proses yang disebut desinfeksi ini merupakan proses penambahan ozonisasi, UV, pemabasan, chlor dan lain sebagainya. Proses ini merupakan proses terakhir sebelum proses reservoir

Hasil Akhir Dari Pengolahan Air Adalah Proses Reservoir

Dari empat proses di atas, proses terakhir sebelum air ini bisa didistribusikan adalah proses reservoir. Yaitu, air yang telah selesai disaring akan dimasukkan ke tempat penampungan sementara  air bersih di dalam reservoir sebelum akhirnya didistribusikan dan layak digunakan.

5 proses di atas adalah tahapan yang harus dilalui sampai akhirnya menjadi air yang bisa kita gunakan sehari-hari. Dengan mengetahui proses panjang tersebut semoga kita menjadi lebih bijak menggunakan air. Proses di atas tidak hanya dilakukan oleh perusahaan besar, namun juga dapat dilakukan oleh alat penjernih air yang dijual dipasaran. Bagi anda yang ingin memiliki penjernih air di rumah atau bangunan Anda, selain mengetahui 5 proses ini Anda juga harus mengetahui bahwa filter air juga harus dibersihkan secara berkala agar proses penyaringannya dapat dilakukan secara maksimal.

Solusi Mengubah Air Limbah Menjadi Air Bersih Layak Konsumsi

Kebutuhan manusia akan air bersih buat kebutuhan tiap hari, baik buat digunakan sebagai fasilitas mencuci hingga dengan buat diminum, dari tahun ke tahun terus menjadi besar. Di Indonesia sendiri, kebutuhan akan air bersih tidak kalah besar dari negara - negara lain sebab populasi penduduk di Tanah Air pula terus bertambah tiap tahunnya. Karena alasan tersebut, diperlukan metode yang pas untuk menanggulangi permasalahan keterbatasan air bersih. Salah satu metode yang bisa diaplikasikan adalah metode mengganti air tidak layak konsumsi Jadi air layak minum. Metode ini dapat dilakukan pada saat musim kemarau datang, dan dapat diaplikasikan baik di wilayah perkotaan ataupun di wilayah terpencil bagian Indonesia sekalipun.

Salah satu cara yang sangat mudah dilakukan adalah tidak membuang sampah ke sungai dan tidak menggunduli hutan. Sebab faktor tersebut juga berpengaruh besar terhadap kelangsungan kesedian air bersih untuk kita. Ada cara lain yang bisa diaplikasikan untuk mempertahankan kesediaan air bersih yaitu dengan sistem pengubahan dan pengolahan. Metode yang demikian bisa diterapkan oleh seluruh lapisan masyarakat dan dapat langsung dirasakan manfaatnya.

Mengubah dan Mengelola Air Limbah Jadi Air Bersih

Kita semua tau bahwa air limbah merupakan suatu air yang telah terkontaminasi oleh zat- zat kimia hasil olahan produk yang dibuang pabrik ke tempat- tempat yang dialiri air yang biasanya tanpa terlebih dahulu melakukan penyaringan. Sehingga hal ini berdampak buruk bagi lingkungan sekitar, sebab bahan kimia yang tercampur dapat merusak ekosistem sekitar bahkan mematikan bagi manusia jika sampai dikonsumsi.

Namun bukan berarti air limbah tidak dapat digunakan kembali, diperlukan metode yang sangat tepat untuk mengolah air limbah supaya bisa dijadikan bersih kembali. Terdapat 3 metode yang bisa dicoba, ialah memakai bangunan intake, mengenakan bak prasedimentasi ataupun pula lewat Water Treatment Plant (WTP) dan yang terakhir merupakan lewat metode reservoir ataupun penampungan air yang setelah itu memakai konsep gravitasi. Metode ini dapat digunakan bagi penduduk yang tinggal berdekatan dengan pabrik – pabrik.

Menjadikan air gambut jadi air minum

Untuk di daerah yang dekat dengan rawa atau tumbuhan bakau biasanya terdapat endapan air yang disebut air gambut. Jenis air ini mempunyai tingkatan asam yang besar serta bercorak merah kecoklatan. Tidak hanya itu, air gambut memiliki banyak partikel kecil yang berasal dari sedimentasi dan pencemaran area. Faktor-faktor tersebut yang menjadikan air ini masuk ke dalam kategori air yang tidak layak digunakan ataupun diminum.

Untuk menjadikan air gambut layak diminum ada metode yang bisa digunakan, yaitu dengan melakukan koagulasi. Metode ini adalah salah satu cara pengolahan limbah yang sudah teruji bisa membantu melakukan penyaringan air limbah menjadi air yang layak digunakan.

Ganti air selokan jadi layak buat dikonsumsi

Kebanyakan dari kita akan menganggap air keruh, hitam dan bau saat mendengar kata selokan. Jangankan dikonsumsi, mendekatinya saja kita sudah enggan. Tidak jarang banyak lubang pembuangan atau selokan sengaja diberikan penutup atasnya untuk menghindari pemandangan yang kurang mengenakan serta meminimalisir bau yang keluar.

Namun, pada kenyataannya air selokan juga bisa menjadi air bersih yang layak digunakan dengan melakukan filterisasi yang tepat dengan teknologi yang sudah diuji. Metode yang bisa digunakan salah satunya adalah metode yang digunakan saat pengolahan air gambut menjadi air yang layak diminum.

Untuk dapat mengolah limbah menjadi air bersih memang tugas bersama, terutama masyarakat yang ada dilingkungan tersebut. Namun, bukan berarti kita tidak bisa melakukannya untuk diri sendiri. Cara yang bisa dilakukan oleh kita adalah dengan melakukan penjernihan air setidaknya untuk konsumsi pribadi dengan air yang sudah tersedia dilingkungan tersebut. Anda bisa memilih cara filter air sesuai dengan kebutuhan dan kondisi air tersebut. Sebelum membeli alat atau melakuakn penjernihan air jangan lupa konsultasikan terlebih dahulu kepada pakarnya.

Berapakah kadar pH air minum yang baik?

pH adalah pengukuran partikel bermuatan listrik dalam suatu zat yang menunjukkan seberapa asam atau basa (basa) zat itu. Skala pH berkisar dari 0 hingga 14:
- Air asam memiliki pH lebih rendah dari 7. Air asam berbahaya dikarenakan ia dapat melepaskan logam dari sumur dan dari pipa yang mengalirkan Anda air. Logam-logam ini termasuk timbal, mangan, tembaga dan besi yang bisa beracun dalam jumlah besar. Jadi air asam jelas menimbulkan risiko kesehatan.
- pH air murni adalah 7 atau netral. Tidak ada bukti kerusakan yang ditemukan dalam air minum dengan pH antara 7 dan 8,5. (Menarik untuk dicatat: pH darah manusia sedikit di sisi dasar, 7,365.)
- Air basa memiliki pH lebih besar dari 7. Ketika PH air menjadi lebih besar dari 8,5, rasa air bisa menjadi lebih pahit. Peningkatan pH ini juga dapat menyebabkan penimbunan kalsium dan magnesium karbonat di dalam pipa Anda. Walaupun pH yang lebih tinggi ini tidak menimbulkan risiko kesehatan, hal itu dapat menyebabkan kulit menjadi kering, gatal, dan teriritasi. Jadi, jika Anda atau anak-anak Anda memiliki masalah kulit, pH air sumur Anda bisa menjadi alasannya.
.
Sumber : https://connect.uclahealth.org/2018/08/31/ask-the-doctors-is-water-with-a-high-ph-safe-to-drink/
.
Punya masalah air kuning, kotor, bau? Watercare pilihan yang tepat! yuk segera Konsultasikan masalah air Anda dengan customer care kami yang sangat baik dan profesional. untuk info lebih lanjut hubungi :

Apakah Anda Yakin Air Di Rumah Anda Sudah Aman Di Minum? Yuk Ikuti Cara Tes Sederhananya Sebelum Menggunakan Filter Air

Selama ini banyak dari kita mengira bahwa air yang jernih sudah layak minum sehingga tanpa melakukan filteralisasi kita suka menggunakan air tersebut untuk memasak, bahkan untuk melepas dahaga. Pasalnya, air yang terlihat jernih belum tentu tidak menyimpan zat yang berbahaya bagi tubuh kita. Oleh sebab itu kualitas air yang dipakai oleh kita setiap harinya sangat memegang peranan penting dalam tubuh dan hidup kita.

Air bersih yang layak konsumsi sendiri sebenarnya sudah di atur oleh Menteri Kesehatan Indonesia yang isinya mengatur Standar Kualitas Air Minum masyarakatnya. Namun tidak semua orang tau dan mengerti apakah air yang kita gunakan layak atau tidak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Jika kita harus melakukan uji lab tetap memiliki kendala yaitu sulitnya mencari lab, biayanya yang tidak murah serta mengikuti prosedur lab untuk memberikan contoh air yang ada di hunian kita.

Namun bukan berarti kita tidak bisa melakukan pengecekkan terhadap air yang ada di rumah kita, berikut ini adalah cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk memastikan apakah air di rumah Anda layak dikonsumsi atau tidak.

  1. Manfaatkan indera perasa dan penciuman anda untuk menilai air ini bisa diminum atau tidak

Untuk cara ini sepertinya hampir dari kita bisa menilai. Dari segi bau, kekeruhan dan warna bisa dilihat dengan kasat mata. Atau cara lain adalah pada saat dimasak air tersebut timbul putih-putih dan setelah dingin meninggalkan kerak di dasar panci. Jika demikian berarti kadar kalsium (zat kapur) terlalu tinggi atau kalau panci justru berwarna hitam bisa jadi air di hunian anda memiliki kandungan PH yang sangat rendah. Jika sudah begini harus segera beli filter air yang sesuai.

  1. Cek bakteri dengan cara ini, hal ini bisa jadi tolok ukur kamu untuk memilih filter air yang cocok

Untuk cek apakah ada bakteri dan zat bahaya di air tanah rumah Anda, Anda dapat cek dinding bak atau ember yang menampung air kamar mandi anda, jika belum lama tertampung dan dinding bak atau ember anda sudah licin atau berubah warna atau mengeluarkan bau maka anda harus waspada dan disarankan untuk melakukan berbagai macam proses filter pada air anda. Air dalam kondisi seperti ini tidak layak untuk minum namun untuk mandi pun sebenarnya tidak disarankan.

  1. Lakukan uji lab agar lebih yakin

Jika cara di atas namun anda tidak mendapati hal apapun tetapi masih ragu, cara yang anda bisa lakukan dan pasti langsung terdeteksi adalah dengan membawa sampel air anda ke laboratorium untuk diperiksa apakah ada kandungan zat berbahaya jika digunakan atau bahkan tertelan. Dengan uji lab ini juga sebenarnya akan memudahkan anda untuk memutuskan langkah apa yang bisa dilakukan untuk membuat air dihunian anda layak pakai dan konsumsi

Penggunaan filter air adalah cara tepat yang dapat menghilangkan semua zat berbahaya yang terkandung di air pada hunian Anda. Karena air yang terlihat jernih bukan berarti tidak memiliki kandungan yang berbahaya yang jika digunakan atau dikonsumsi secara terus menerus akan berakibat buruk pada kesehatan anda dan keluarga. Jangan lupa saat menggunakan filter air, catat tanggal penggantian filter agak kualitas air anda tetap terjaga.

Jangan Sepelekan, Ini Tahapan Yang Harus Anda Lakukan Saat Memilih Filter Penjernih Air

Sebagaimana yang kita tau, air adalah sumber kehidupan bagi umat manusia. Oleh sebab itu kita sendiri tidak bisa menganggap enteng air yang akan kita konsumsi. Saat mengkonsumsi air sendiri, beberapa dari kita biasanya akan membeli secara kemasan , merebusnya dari air keran hingga membeli filter air untuk dapat langsung dikonsumsi. Namun dalam memilih fiter air sendiri kita tidak boleh gegabah karena hal tersebut akan menentukan hasil air yang akan kita minum. Lalu bagaimana agar kita tidak salah memilih filter air yang aman dan juga bagus? Berikut adalah langkah yang harus anda lakukan sebelum yakin untuk membeli filter air tersebut.

  1. Sertifikasi perlu, pastikan hal ini sebelum membeli alat penjernih air

Biasanya jika Anda membeli suatu barang Anda akan melihat terlebih dahulu apakah barang tersebut sudah tersertifikasi apa belum. Hal ini dilakukan karena untuk meyakinkan Anda bahwa barang yang Anda beli memang aman digunakan. Oleh karena itu dalam pembelian filter air pun Anda harus memastikan filter yang akan Anda beli telah memperoleh sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) dan juga memiliki nomor ISO.

Anda dapat mencari supplier yang terpercaya, pilihlah perusahaan yang sudah terdaftar dan juga memiliki karyawan yang berpengalaman serta terlatih di bidang water treatment. Sehingga Anda yang menggunakan juga akan memiliki perasaan aman dan air yang ingin Anda gunakan atau Anda konsumsi.

  1. Jika Anda ingin mengetahui lebih detail tentang kondusi air bisa melakukan uji lab dulu sebelum memilih filter

Air  di rumah kita itu memiliki kandungan yang berbeda-beda, sehingga permasalahannya pun berbeda di setiap rumah. Jika Anda ingin menggunakan filter penjernih air yang bahkan bisa layak diminum sebaiknya lakukan dulu pengujian kandungan air di laboratorium yang bersertifikat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi air di rumah, dan mengetahui masalah yang harus dibereskan sehingga dalam pemilihan filter air ini akan lebih memudahkan karena bisa disesuaikan dengan masalah kondisi air di rumah Anda.

  1. Pilih filter penjernih air sesuai kondisi air, yang ini juga tidak boleh diabaikan

Setelah Anda mengetahui kondisi dan masalah air Anda, yang bisa Anda lakukan adalah menyesuaikan filter penjernih air yang akan Anda beli dengan kondisi air tersebut. Seperti jika air di rumah Anda mengandung zat berbahaya seperti timbal, tembaga, klorin dan zat berbahaya lainnya Anda harus menggunakan filter yang dapat menghilangkan zat berbahaya tersebut. Namun jika air Anda memiliki rasa dan bau yang aneh Anda juga dapat memilih filter penjernih air yang dapat menetralkan air kembali seperti air jernih yang layak di konsumsi.

  1. Tidak hanya fungsinya, namun cara pakai dan perawatan juga perlu anda perhatikan

Ketika Anda sudah menemukan filter air yang bersertifikasi dan juga sesuai dengan kondisi air anda, hal yang selanjutnya harus diperhatikan adalah cara penggunaan filter penjernih air tersebut. Selain cara pakai, cara perawatan juga perlu diingat. Karena biasanya filter air harus dilakukan pembersihan atau penggantian filter secara berkala. Penggantian filter secara berkala sangat penting, sebab akan berpengaruh pada kejernihan air yang akan anda gunakan dan konsumsi. Semakin lama Anda menggantinya semakin sedikit zat yang tersaring di filter tersebut.

 

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.