Article

Mengenal Trihalometan dan Dampaknya Untuk Tubuh

mengenal trihalometan dan dampak untuk tubuh kita

Setiap pemilik sumur tidak hanya memperhatikan kebersihan air yang dihasilkan dari sumur saja. Namun, sebagai pemilik sumur, kita juga harus tahu mengenai berbagai hal yang dapat mengkontaminasi dan merusak kualitas air. Salah satu masalah kontaminasi sering terlewatkan adalah Trihalometan atau biasa disingkat dengan THM.

Seberapa bahayanya Trihalometan dan apa efeknya jika dikonsumsi secara terus-menerus? Berikut penjelasannya.

Apa Itu Trihalometan?

Trihalometan adalah senyawa yang terdiri dari empat bahan kimia, yaitu Kloroform, Bromodiklorometan, Dibromokolometan, dan Bromofrom. Senyawa ini terbentuk bersama dengan disinfeksi air yang dihasilkan dari klorin. Saat Anda menggunakan Klorin untuk mengendalikan kontaminasai mikroba di dalam air, Klorin yang tidak sengaja bereaksi dengan material organik yang sudah membusuk (daun, kayu, atau buah) akan menghasilkan senyawa berbahaya yang dinamakan Trihalometan.
Kandungan Trihalometan yang terdapat di dalam air tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa. Oleh sebab itu, kita sebagai pengguna sulit untuk mencari tahu apakah air sumur yang kita gunakan di rumah sudah terkontaminasi dengan Trihalometan atau belum.

Apakah Trihalometan Berbahaya?

Belum ada penelitian yang secara pasti menyebutkan bahwa Trihalometan dalam skala kecil dapat menyebabkan resiko penyakit berbahaya. Namun perlu Anda ketahui, dalam upaya untuk mencegah datangnya masalah kesehatan, Anda dianjurkan mengkonsumsi air yang mengandung Trihalometan sebaiknya dibatasi dan tidak lebih dari 0,03mg/L.
Jika Anda terus-menerus mengkonsumsi air yang memiliki kandungan Trihalometan lebih dari 0,03mg/L,  risiko Anda terkena kanker kolorektal (Jenis kanker yang tumbuh pada usus besar (kolon) atau pada bagian paling bawah dari usus besar yang terhubung ke anus) maupun kanker kandung kemih. Bahkan, air yang memiliki kandungan klorin saja sudah dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti jantung, paru-paru, ginjal, hati, dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Menghilangkan Trihalometan?

Pada paragraf sebelumnya sudah dijelaskan bahwa Trihalometan merupakan senyawa kimia yang berbahaya. Namun, bukan berarti Anda tidak boleh menggunakan klorin sama sekali untuk air sumur. Penggunaan klorin sangat dibutuhkan untuk mengendalikan mikroorganisme, seperti bakteri dan virus yang dapat menjadi sumber penyakit. Penggunaan klorin jauh lebih bermanfaat dibandingkan senyawa Trihalometan yang memiliki potensi risiko bahaya yang lebih tinggi.
Adapun cara untuk menghilangkan kandungan berbahaya air sumur di rumah Anda adalah dengan memasang filter air yang menggunakan media Activated Carbon dengan High Grade. Anda juga bisa menggunakan System Reverse Osmosis.

Manfaat dan Kelebihan Menggunakan UV Sterilizer Untuk Air Minum

UV Sterilizer Watercare

UV sterilizer merupakan alat untuk mendisinfeksi bakteri yang ada dalam air dengan menggunakan sinar ultraviolet. Sinar tersebut bekerja dengan cara menembus patogen berbahaya yang terdapat di dalam air dan menghancurkan mikroorganisme penyebab penyakit dengan menyerang inti genetik (DNA), sehingga menghilangkan kemampuan mereka untuk bereproduksi.

 UV sterilizer merupakan metode yang lebih efektif dan aman bagi lingkungan. Sistem UV juga dapat menghancurkan 99,99% mikroorganisme berbahaya tanpa mengubah rasa atau bau air. System UV biasanya digunakan bersamaan dengan system pemurnian air seperti sistem RO,atau dengan system filtrasi kebutuhan air bersih,  Selain bermanfaat untuk membunuh bakteri dan kuman, UV sterilizer juga memiliki beberapa kelebihan lainnya.

  1. Filter air dengan sistem UV terhitung cepat dan hemat energi. Dibanding dengan merebus air sampai mendidih, UV sterilizer terbukti 20.000 kali lebih efektif untuk membunuh kuman.
  2. Dapat bekerja selama 24 jam setiap harinya untuk memastikan air minum di rumah Anda aman dan bebas bakteri.
  3. Tidak hanya lebih hemat biaya, UV sterilizer juga lebih efisien dan mudah dioperasikan dibanding penggunaan disinfeksi air lainnya.
  4. UV sterilizer merupakan solusi terbaik untuk membersihkan air tanpa bahan kimia beracun, karena prosesnya bekerja dengan menyerang struktur bakteri di dalam air secara fisik.
  5. Tidak mengandung pemanas atau bahan kimia aktif yang berbahaya, sehingga tidak akan mengurangi kualitas air.
  6. Tidak memerlukan banyak perhatian atau pengawasan. Setelah dipasang, UV sterilizer hanya butuh perawatan dan pemeliharaan yang minimal seperti servis tahunan.
  7. Sistem UV sterilizer sudah disetujui oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan, sehingga kemananannya lebih terjamin dan terpercaya.

Itu dia beberapa manfaat dan kelebihan menggunakan UV streilizer untuk air minum di rumah Anda.

 

Ini Dia Perbedaan Antara Hard Water dan Soft Water

perbedaan hard water dan soft water

Anda mungkin pernah mendengar istilah tentang air keras (hard water) dan air lunak (soft water) sebelumnya, dan membuat Anda bertanya-tanya apakah yang membuat air menjadi keras atau lunak, atau manakah air yang lebih sehat untuk dikonsumsi dari keduanya.

Nah, perlu Anda tahu, meskipun secara umum air bersih selalu tampak jernih, namun terdapat kandungan mineral dan bahan kimia kasat mata yang tidak terlihat di dalamnya. Konsentrasi mineral tertentu inilah yang membuat air disebut sebagai air keras, atau air sadah.

Apakah Perbedaannya?

Kesadahan air biasanya ditentukan oleh jumlah kalsium, magnesium, serta bermacam-macam mineral lain yang dikandungnya. Semakin tinggi kandungan mineralnya, maka akan semakin sadah atau keras pula air tersebut. Sedangkan air lunak alih-alih memiliki kadar kalsium dan magnesium yang tinggi, mereka cenderung memiliki konsentrasi natrium atau garam yang lebih banyak.

Untuk mencari tahu apakah air di rumah Anda adalah air keras atau air lunak, Anda tidak bisa hanya sekedar melihatnya saja. Namun, Anda bisa menemukan petunjuknya saat menggunakan air tersebut, entah itu untuk mencuci piring atau mencuci pakaian.

Air keras biasanya membuat produksi busa yang dihasilkan sabun menjadi lebih sedikit. Hal ini disebabkan karena kalsium yang terdapat di dalam air menahan produksi busa sabun, sehingga jika Anda mencuci piring atau baju dengan air keras, Anda perlu waktu lebih lama untuk membilasnya. Selain itu, air keras juga cenderung meninggalkan noda mineral atau bintik pada cucian piring atau pakaian Anda. Jika dibiarkan terus-menerus, air kerasa bisa membuat material pakaian jadi lebih mudah rusak.

Sedangkan ciri-ciri air lunak biasanya berupa produksi busa yang dihasilkan dari sabun terlihat normal dan mudah dibilas. Air lunak juga tidak akan meninggalkan noda mineral atau bintik, baik pada piring atau pakaian yang dicuci. Jika Anda meminum air lunak ada sedikit rasa asin yang samar di mulut, meskipun dalam banyak kasus perbedaannya tidak terlalu kentara.

Manakah yang Lebih Sehat?

Jika boleh dibilang, tentunya konsumsi air lunak jauh lebih menyehatkan dibandingkan dengan air keras. Namun bukan berarti mengkonsumsi air sadah secara terus-menerus juga dapat menimbulkan masalah kesehatan serius.

Bagaimanapun, efek samping dari mengkonsumsi air keras umumnya hanyalah menyebabkan kulit dan rambut mudah terasa kering dan gatal. Selain itu, kandungan mineral yang tinggi di dalam air keras juga cenderung merubah pH yang dimiliki kulit Anda, sehingga dapat meminimalisir perlindungan kulit terhadap bakteri atau infeksi kulit.

Itu dia perbedaan antara hard water dan soft water yang perlu Anda tahu. Dengan mengenali ciri-cirinya, kini Anda bisa mengetes sendiri apakah air yang dimiliki di rumah Anda adalah air keras ataukah air lunak.

3 Cara Mengatasi Air Sumur Bor yang Keruh di Musim Hujan

jual alat filter air sumur & sumur bor harga murah

Saat musim hujan tiba, biasanya air sumur bor akan berubah warna menjadi keruh dan kecokelatan karena tercampur dengan lumpur. Hal tersebut tentu saja sangat berpengaruh pada kualitas air. Terlebih lagi jika zat besi yang terkandung di dalamnya pun ikut meningkat, maka air bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap seperti karat besi. Padahal air tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi air dari sumur bor yang keruh ketika musim hujan. Berikut penjelasannya.

Read more

5 Tips Untuk Memilih Tabung Filter Air RO

cara memilih tabung filter air ro

Dalam mesin filter air Reverse Osmosis, atau biasa disingkat RO, tabung adalah salah satu komponen yang dianggap sangat penting. Sebab tabung merupakan tempat untuk media penyaring air yang mana di dalamnya terjadi proses filtrasi. Untuk itu, Anda tidak boleh salah dalam memilih tabung untuk filter air RO, karena dengan tabung yang tepat tentunya hal tersebut dapat mempengaruhi performa penjernihan air.

Nah, jika Anda masih merasa bingung bagaimana cara mencari tabung yang paling cocok dengan kebutuhan Anda, berikut beberapa tips yang sekiranya akan membantu.

Read more

4 Tips Untuk Merawat Filter Air Minum RO

Tips merawat filter air

Filter air minum Reverse Osmosis, atau biasa disingkat RO, sudah sering digunakan oleh banyak orang sebagai sumber penghasil air bersih untuk dikonsumsi atau diminum. Selain karena hasil penyaringan airnya yang higienis, hal tersebut juga disebabkan oleh cara kerjanya sendiri yang dirasa praktis.

Namun perlu Anda tahu, untuk membuat mesin RO tetap awet tentunya harus dilakukan perawatan secara berkala. Berikut beberapa tips penting untuk merawat filter air minum RO agar tahan lama.

  1. Jangan Malas Mengganti Filter

Filter dalam mesin RO merupakan komponen penting yang berfungsi untuk sistem pemurnian. Filter ini juga berguna untuk melindungi membran RO dari kerusakan karena proses penyaringan. Jika Anda malas mengganti filter tepat waktu, aliran air bisa tersumbat oleh partikel-partikel yang dapat mengurangi fungsi karbon. Dan jika dibiarkan terus-menerus, sumbatan partikel tersebut bisa menjadi tempat untuk berkembang biak bakteri.

  1. Rutin Mengganti Membran

Membran adalah item terpenting dalam mesin RO itu sendiri. Agar mesin tetap awet, selalu siapkan budget untuk biaya penggantian membran, paling tidak setiap tiga hingga lima tahun sekali. Hal ini sangat disarankan, terutama jika mesin RO yang Anda miliki digunakan untuk keperluan komersil seperti berjualan air minum. Sebab penggunaan mesin dalam jangka panjang lama-kelamaan akan membuat membran menjadi aus.

  1. Lakukan Pembersihan Sistem

Pembersihan sistem yang dilakukan secara rutin juga dapat memperpanjang masa pakai membran. Hal tersebut tentunya dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya penggantian yang lebih mahal, sehingga membuat Anda bisa berhemat. Anda bisa melakukan pembersihan sistem dengan menggunakan bahan kimia yang berfungsi sebagai penghambat kerak, contohnya seperti biocide atau klorin.

  1. Pemeliharaan Secara Teratur

Jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan berkala pada sistem dengan memanggil tukang servis. Tapi sebelum itu, Anda juga perlu mencatat berbagai informasi penting mengenai produksi air minum yang dihasilkan oleh mesin, seperti kualitas, tekanan, laju air, dan suhu air. Informasi-informasi seperti itu akan sangat berguna bagi tukang servis untuk mengetahui jika ada kerusakan dalam mesin RO sehingga bisa dilakukan perbaikan dengan tepat.

Ada masanya ketika mesin akan mengalami keausan atau kerusakan, termasuk filter air RO yang Anda miliki. Namun dengan melakukan perawatan yang tepat, Anda bisa memperpanjang umur mesin sehingga masa pakainya pun akan lebih lama dan awet. Jadi selalu sisihkan budget untuk biaya pemeliharaan, demi menghindari kerusakan fatal pada komponen penting yang akan membutuhkan biaya lebih besar.

5 Tips Untuk Jernihkan Air Sumur yang Keruh

alat filter air sumur bor dengan metode reverse osmosis

Di era modern kini, masih banyak orang yang lebih memilih menggunakan sumur sebagai sumber air di rumah dari pada berlangganan ke PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Namun sayangnya, air yang dihasilkan dari sumur tidak selalu bersih setiap saat. Ada kalanya air sumur di rumah Anda berubah keruh dan kotor. Hal tersebut memang bisa dipicu oleh berbagai hal, seperti misalnya hujan deras yang intens, kontaminasi limbah, dan lain sebagainya. Bahkan, air sumur yang keruh pun tidak jarang memiliki bau tidak sedap atau rasa tidak enak saat dikonsumsi. Jika sudah seperti itu, maka air yang Anda gunakan untuk kebutuhan sehari-hari sudah tidak lagi terasa bersih dan layak.

Nah, karena itu Anda butuh menjernihkan air sumur di rumah Anda agar kualitas air kembali bagus. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Menggunakan Tawas

Tawas bekerja dengan cara menyerap kotoran-kotoran yang ada di sekitarnya. Kotoran yang sudah diserap dengan tawas biasanya akan diendapkan sehingga menyisakan air bersih yang bisa Anda gunakan. Namun untuk menjernihkan air dengan tawas, Anda harus menunggu sampai sekitar tiga hari dulu sebelum air benar-benar bersih. Selain terasa lebih alami, batu tawas juga sangat mudah ditemukan di toko bahan-bahan bangunan.

Read more

5 Manfaat Filter Air Bagi Kesehatan

dispenser reverse osmosis untuk menyaring virus dan bakteri

Ada banyak sekali kandungan-kandungan berbahaya yang bisa membuat air di rumah Anda menjadi tidak menyehatkan. Sebut saja seperti timbal, pestisida, klorin, tembaga, dan lain sebagainya. Nah, jika Anda terus-menerus menggunakan air yang sudah terkontaminasi seperti itu dalam jangka waktu yang panjang, hal tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Karena itu, ada baiknya jika Anda mulai menggunakan filter air. Sebab filter air tidak hanya berfungsi untuk membuat air jadi lebih jernih dan bersih saja, tapi juga ada banyak manfaat lainnya yang bisa membuat hidup Anda jadi lebih sehat. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Terbebas dari Penyakit Kulit

Sumber utama munculnya penyakit kulit tidak hanya faktor dari makanan yang dikonsumsi saja, tapi juga bisa dipicu dari air kotor yang sudah tercemar, terutama jika Anda memiliki masalah kulit sensitif yang mudah terkena alergi. Namun dengan menggunakan filter air, air yang disaring pun akan jadi bersih dan terhindar dari berbagai macam kuman atau bakteri yang dapat menyebabkan gatal serta infeksi kulit.

  1. Meningkatkan Efektivitas Obat

Mengkonsumsi obat atau suplemen vitamin merupakan kewajiban yang harus Anda lakukan secara rutin saat sedang sakit. Namun bagaimana jika obat atau vitamin yang dikonsumsi justru dibarengi dengan air minum yang kotor atau sudah tercemar? Tentu saja hal tersebut tidak baik. Karena itu, gunakanlah filter air agar air minum di rumah Anda selalu bersih dan menyehatkan, sehingga efektivitas obat pun akan semakin meningkat dan proses penyembuhan jadi lebih mudah dilakukan.

  1. Membuat Tubuh Lebih Bugar

Meminum air sesuai kebutuhan saja tidak cukup jika air yang dikonsumsi justru tidak sehat. Terlebih lagi Anda tidak pernah tahu, air yang Anda minum selama ini mungkin saja memiliki kandungan-kandungan yang berbahaya bagi tubuh. Karenanya jangan lupa untuk gunakan filter air, supaya air yang terkontaminasi akan menjadi lebih bersih dan berkualitas. Tentunya semakin bagus kualitas air, maka hal tersebut juga dapat memberikan dampak yang semakin baik pada kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

  1. Terhindar dari Sumber Penyakit

Tahukah Anda jika sesungguhnya ada banyak sekali kuman dan kotoran tidak kasat mata yang terdapat di dalam kandungan air? Nah kuman dan kotoran itu bisa jadi sumber penyakit yang justru berbahaya bagi tubuh. Tapi dengan menggunakan filter air, air di rumah Anda pun bisa jadi lebih bersih secara menyeluruh, dan membuat Anda terbebas dari sumber penyakit.

  1. Membuang Racun

Air yang dihasilkan oleh filter air akan membuang semua racun yang ada di dalamnya. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari filter air itu sendiri yang bisa membuang berbagai macam racun dari air kotor yang sudah tercemar atau terkontaminasi. Salah satu contoh kandungan tidak sehat yang umumnya ada di air adalah alumunium, yang bisa menyebabkan penyakit Alzheimer jika dikonsumsi terlalu banyak. Nah, dengan menggunakan filter air, Anda bisa terhindar dari racun-racun berbahaya yang tidak menyehatkan seperti itu.

Jangan biarkan air kotor yang tidak terjamin kebersihannya menjadi penghalang bagi Anda untuk hidup sehat. Gunakanlah filter air agar Anda dan keluarga di rumah bisa memakai air bersih yang layak diminum dan dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

 

5 Manfaat Alat Penyaring Air yang Harus Anda Tahu

alat filter air reverse osmosis untuk menyaring virus dan bakteri

Tidak bisa dipungkiri, air merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Kita membutuhkan air untuk mandi, minum, memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Kendati kita tidak bisa hidup tanpa air, namun masih banyak sekali orang yang masih kurang peduli terhadap air bersih. Padahal meski berwarna bening, namun belum tentu air yang dikonsumsi itu sudah menyehatkan. Ada banyak sekali kuman dan berbagai kandungan-kandungan berbahaya di dalamnya yang justru bisa menjadi sumber penyakit.

Karena itu, alat penyaring air berfungsi untuk membersihkan air kotor yang sudah tercemar agar kembali bersih dan bebas kontaminasi. Nah, berikut beberapa manfaat alat penyaring air yang wajib Anda ketahui.

  1. Meningkatkan Kualitas Air

Banyak orang yang berpikir, hanya dengan dimasak hingga mendidih air akan langsung bersih. Faktanya memasak air sampai mendidih hanya akan membunuh kuman saja, namun tidak dapat menghilangkan zat-zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. Namun dengan alat penyaring air, air yang terkontaminasi akan jauh lebih bersih sehingga kualitasnya pun meningkat. Air yang berkualitas sudah pasti dapat menjaga imunitas tubuh, yang artinya membuat Anda akan semakin sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

  1. Terbebas dari Kuman

Tidak hanya menghilangkan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, alat penyaring air juga dapat membunuh kuman-kuman yang bisa mendatangkan berbagai penyakit seperti mual, diare, kram perut, dan lain sebagainya. Dengan alat penyaring air, maka air yang Anda konsumsi akan lebih menyehatkan dan sudah terjamin kebersihannya.

  1. Menyuburkan Tanaman

Tanpa disadari, air yang tercemar juga bisa berdampak buruk bagi tanaman di rumah Anda. Salah satu contoh kandungan yang bisa membuat tumubuhan cepat rusak dan mati adalah klorin. Karena itu, untuk mendapatkan air yang sehat dan bersih, gunakanlah alat penyaring air agar tumbuhan Anda tetap mekar dan segar.

  1. Mencuci Lebih Bersih

Meski bukan untuk dikonsumsi, tapi mencuci dengan air bersih juga merupakan kebutuhan yang tidak boleh dianggap remeh. Tanpa alat penyaring air, air di rumah Anda bisa saja berwarna keruh, kekuningan, atau berbau tidak enak. Padahal Anda membutuhkan persediaan air bersih untuk mencuci berbagai hal, seperti pakaian, buah dan sayur, atau alat-alat lainnya. Jadi pastikan Anda selalu memasang alat penyaring air agar barang yang dicuci jadi jauh lebih bersih.

  1. Alat Dapur Bebas Karat

Tahukah Anda bahwa endapan air yang tidak sehat ternyata juga dapat berpengaruh pada peralatan dapur? Hal tersebut bisa membuat alat-alat dapur lama-kelamaan jadi berkarat dan berwarna kecokelatan. Karena itu, untuk membuat peralatan dapur tetap awet dan bersih, gunakanlah penyaring air agar air yang dipakai untuk mencuci terbebas dari endapan.

Itu dia manfaat-manfaat alat penyaring air yang wajib diketahui. Nah, karena sekarang Anda sudah tahu, Anda bisa memulai hidup menjadi lebih sehat dengan memasang alat penyaring air yang memiliki banyak manfaat untuk membuat air di rumah jadi lebih berkualitas.

Tips Jitu Merawat Mesin RO Sehingga Tidak Mudah Aus

jual alat filter air sumur & sumur bor harga murah

Sebagai makhluk hidup, air tentunya menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa dipisahkan. Sayangnya, belakangan persediaan air bersih menipis sedangkan populasi menusia terus meningkat. Itulah sebabnya kita memerlukan suatu teknologi yang dapat menyaring air tercemar salah satunya adalah dengan menggunakan mesin RO.

Apa Itu Mesin RO?

Mesin Reverse Osmosis atau yang kita kenal mesin RO adalah suatu mesin yang berfungsi untuk menyaring air agar terbebas dari kontaminan, mineral, ataupun logam berat lainnya. Hasil akhirnya tentu membuat air mendekati murni sehingga air tersebut menghasilkan output sesuai spesifikasi air yang dibutuhkan, seperti air langsung konsumsi, air untuk scalling mesin, ataupun tujuan lainnya.

Mesin Reverse Osmosis ini bila dilihat dari segi kapasitas produksi nya terbagi dalam 2 bagian yaitu type residential dan type industrial. Akhir-akhir ini seiring berkembangnya zaman sudah banyak juga perumahan-perumahan yg sudah sadar akan kepentingan air bersih dengan cara menginstalkan mesin Reverse Osmosis ini untuk kebutuhan konsumsi mereka.

Berbicara mengenai mesin reverse osmosis, dalam perawatannya mesin ini ternyata tidaklah sulit. Ingin tahu bagaimana cara merawat mesin RO? Simak di artikel berikut ini!

Mengganti Filter

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah jadwal penggantian filter mesin RO Anda. Sistem RO Anda mungkin memiliki tiga, empat atau lima tahap, jadi ketahuilah dengan tepat filter apa yang ada di setiap tahap sistem Anda (sesuai manual pemilik Anda) dan perhatikan kapan setiap filter harus diganti.

  • Filter Sedimen:
    Filter sedimen Anda harus diganti setiap 2 - 3 bulan. Tahap pra-filter ini dirancang untuk menyaring sedimen, lumpur dan kotoran dan sangat penting karena filter sedimen melindungi kotoran agar tidak sampai ke membran RO yang halus . Jika Anda gagal mengganti filter ini sesuai jadwal, kotoran dan lumpur dapat mencapai membran RO yang kemudian dapat dengan mudah tersumbat dan busuk.
  • Filter Karbon:
    Filter karbon ini dirancang untuk menghilangkan klorin dan kontaminan lainnya yang mempengaruhi kinerja dan kehidupan membran RO serta rasa dan bau air Anda. Filter ini biasanya juga harus diganti setiap 6 bulan.
  • Filter Poles:
    Dalam Sistem RO empat tahap, filter akhir akan "memoles" air untuk menghilangkan rasa dan bau yang tersisa di dalam air. Filter terakhir ini memastikan Anda mendapatkan air minum yang luar biasa. Filter ini juga harus diganti setiap 6 bulan.

Kegagalan mengganti filter sesuai jadwal penggantiannya tidak hanya menyebabkan kerusakan pada sistem, tetapi juga akan menyebabkan penurunan produksi air. Jadi, jika Anda melihat penurunan aliran air dari keran RO Anda , itu mungkin merupakan indikasi bahwa filter Anda telah mencapai akhir masa pakainya.

Memasang Kembali Membran

Membran RO berbentuk semipermeabel dimana hal tersebut dirancang untuk memungkinkan air masuk, tetapi menyaring hampir semua kontaminan tambahan. Jika Anda berhati-hati dalam mengganti sedimen dan filter karbon sesuai jadwal,  membran RO hanya perlu diganti setiap tahunnya. Tentu saja jadwalnya berbeda-beda tergantung kualitas air Anda dan penggunaan air rumah tangga.

Pembersihan Sistem

Pembersihan sistem secara teratur dapat memperpanjang masa pakai membran, sehingga mengurangi biaya penggantian. Pemeliharaan rutin pada sistem mesin RO dapat menghemat uang untuk komponen kecil yang mahal dan menyaring penggantian. Untuk sistem dengan pembersihan kimia dan termal, penting untuk memastikan bahwa sistem tersebut cukup kuat untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama. Jika tidak, RO bisa memproduksi air dengan kualitas yang buruk tergantung kerusakan yang terjadi. 

Perlu diketahui bahwa selain merawat mesin RO dengan cara di atas, Anda juga perlu memperhatikan sanitasi dan pengisian ulang sistem setiap tahunnya. Ahli pengolahan air lokal Anda dapat menyediakan layanan pemeliharaan ini atau membaca manual pemilik sistem RO Anda.

Jika sistem osmosis balik diservis dan dirawat saat komponen aus (seperti keran dan tangki penyimpanan), sistem dapat bertahan selama bertahun-tahun, 10 hingga 15 tahun sangat mungkin! Pastikan Anda mengikuti jadwal filter membran dan mensterilkan / membersihkan sistem setiap tahunnya.

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.