Article

3 Cara Mengatasi Air Sumur Bor yang Keruh di Musim Hujan

jual alat filter air sumur & sumur bor harga murah

Saat musim hujan tiba, biasanya air sumur bor akan berubah warna menjadi keruh dan kecokelatan karena tercampur dengan lumpur. Hal tersebut tentu saja sangat berpengaruh pada kualitas air. Terlebih lagi jika zat besi yang terkandung di dalamnya pun ikut meningkat, maka air bisa mengeluarkan bau yang tidak sedap seperti karat besi. Padahal air tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Namun Anda tidak perlu khawatir, sebab ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi air dari sumur bor yang keruh ketika musim hujan. Berikut penjelasannya.

Read more

5 Tips Untuk Memilih Tabung Filter Air RO

cara memilih tabung filter air ro

Dalam mesin filter air Reverse Osmosis, atau biasa disingkat RO, tabung adalah salah satu komponen yang dianggap sangat penting. Sebab tabung merupakan tempat untuk media penyaring air yang mana di dalamnya terjadi proses filtrasi. Untuk itu, Anda tidak boleh salah dalam memilih tabung untuk filter air RO, karena dengan tabung yang tepat tentunya hal tersebut dapat mempengaruhi performa penjernihan air.

Nah, jika Anda masih merasa bingung bagaimana cara mencari tabung yang paling cocok dengan kebutuhan Anda, berikut beberapa tips yang sekiranya akan membantu.

Read more

4 Tips Untuk Merawat Filter Air Minum RO

Tips merawat filter air

Filter air minum Reverse Osmosis, atau biasa disingkat RO, sudah sering digunakan oleh banyak orang sebagai sumber penghasil air bersih untuk dikonsumsi atau diminum. Selain karena hasil penyaringan airnya yang higienis, hal tersebut juga disebabkan oleh cara kerjanya sendiri yang dirasa praktis.

Namun perlu Anda tahu, untuk membuat mesin RO tetap awet tentunya harus dilakukan perawatan secara berkala. Berikut beberapa tips penting untuk merawat filter air minum RO agar tahan lama.

  1. Jangan Malas Mengganti Filter

Filter dalam mesin RO merupakan komponen penting yang berfungsi untuk sistem pemurnian. Filter ini juga berguna untuk melindungi membran RO dari kerusakan karena proses penyaringan. Jika Anda malas mengganti filter tepat waktu, aliran air bisa tersumbat oleh partikel-partikel yang dapat mengurangi fungsi karbon. Dan jika dibiarkan terus-menerus, sumbatan partikel tersebut bisa menjadi tempat untuk berkembang biak bakteri.

  1. Rutin Mengganti Membran

Membran adalah item terpenting dalam mesin RO itu sendiri. Agar mesin tetap awet, selalu siapkan budget untuk biaya penggantian membran, paling tidak setiap tiga hingga lima tahun sekali. Hal ini sangat disarankan, terutama jika mesin RO yang Anda miliki digunakan untuk keperluan komersil seperti berjualan air minum. Sebab penggunaan mesin dalam jangka panjang lama-kelamaan akan membuat membran menjadi aus.

  1. Lakukan Pembersihan Sistem

Pembersihan sistem yang dilakukan secara rutin juga dapat memperpanjang masa pakai membran. Hal tersebut tentunya dapat mengurangi pengeluaran untuk biaya penggantian yang lebih mahal, sehingga membuat Anda bisa berhemat. Anda bisa melakukan pembersihan sistem dengan menggunakan bahan kimia yang berfungsi sebagai penghambat kerak, contohnya seperti biocide atau klorin.

  1. Pemeliharaan Secara Teratur

Jangan lupa untuk selalu melakukan pemeriksaan berkala pada sistem dengan memanggil tukang servis. Tapi sebelum itu, Anda juga perlu mencatat berbagai informasi penting mengenai produksi air minum yang dihasilkan oleh mesin, seperti kualitas, tekanan, laju air, dan suhu air. Informasi-informasi seperti itu akan sangat berguna bagi tukang servis untuk mengetahui jika ada kerusakan dalam mesin RO sehingga bisa dilakukan perbaikan dengan tepat.

Ada masanya ketika mesin akan mengalami keausan atau kerusakan, termasuk filter air RO yang Anda miliki. Namun dengan melakukan perawatan yang tepat, Anda bisa memperpanjang umur mesin sehingga masa pakainya pun akan lebih lama dan awet. Jadi selalu sisihkan budget untuk biaya pemeliharaan, demi menghindari kerusakan fatal pada komponen penting yang akan membutuhkan biaya lebih besar.

5 Tips Untuk Jernihkan Air Sumur yang Keruh

alat filter air sumur bor dengan metode reverse osmosis

Di era modern kini, masih banyak orang yang lebih memilih menggunakan sumur sebagai sumber air di rumah dari pada berlangganan ke PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Namun sayangnya, air yang dihasilkan dari sumur tidak selalu bersih setiap saat. Ada kalanya air sumur di rumah Anda berubah keruh dan kotor. Hal tersebut memang bisa dipicu oleh berbagai hal, seperti misalnya hujan deras yang intens, kontaminasi limbah, dan lain sebagainya. Bahkan, air sumur yang keruh pun tidak jarang memiliki bau tidak sedap atau rasa tidak enak saat dikonsumsi. Jika sudah seperti itu, maka air yang Anda gunakan untuk kebutuhan sehari-hari sudah tidak lagi terasa bersih dan layak.

Nah, karena itu Anda butuh menjernihkan air sumur di rumah Anda agar kualitas air kembali bagus. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Menggunakan Tawas

Tawas bekerja dengan cara menyerap kotoran-kotoran yang ada di sekitarnya. Kotoran yang sudah diserap dengan tawas biasanya akan diendapkan sehingga menyisakan air bersih yang bisa Anda gunakan. Namun untuk menjernihkan air dengan tawas, Anda harus menunggu sampai sekitar tiga hari dulu sebelum air benar-benar bersih. Selain terasa lebih alami, batu tawas juga sangat mudah ditemukan di toko bahan-bahan bangunan.

Read more

5 Manfaat Filter Air Bagi Kesehatan

dispenser reverse osmosis untuk menyaring virus dan bakteri

Ada banyak sekali kandungan-kandungan berbahaya yang bisa membuat air di rumah Anda menjadi tidak menyehatkan. Sebut saja seperti timbal, pestisida, klorin, tembaga, dan lain sebagainya. Nah, jika Anda terus-menerus menggunakan air yang sudah terkontaminasi seperti itu dalam jangka waktu yang panjang, hal tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

Karena itu, ada baiknya jika Anda mulai menggunakan filter air. Sebab filter air tidak hanya berfungsi untuk membuat air jadi lebih jernih dan bersih saja, tapi juga ada banyak manfaat lainnya yang bisa membuat hidup Anda jadi lebih sehat. Berikut beberapa di antaranya.

  1. Terbebas dari Penyakit Kulit

Sumber utama munculnya penyakit kulit tidak hanya faktor dari makanan yang dikonsumsi saja, tapi juga bisa dipicu dari air kotor yang sudah tercemar, terutama jika Anda memiliki masalah kulit sensitif yang mudah terkena alergi. Namun dengan menggunakan filter air, air yang disaring pun akan jadi bersih dan terhindar dari berbagai macam kuman atau bakteri yang dapat menyebabkan gatal serta infeksi kulit.

  1. Meningkatkan Efektivitas Obat

Mengkonsumsi obat atau suplemen vitamin merupakan kewajiban yang harus Anda lakukan secara rutin saat sedang sakit. Namun bagaimana jika obat atau vitamin yang dikonsumsi justru dibarengi dengan air minum yang kotor atau sudah tercemar? Tentu saja hal tersebut tidak baik. Karena itu, gunakanlah filter air agar air minum di rumah Anda selalu bersih dan menyehatkan, sehingga efektivitas obat pun akan semakin meningkat dan proses penyembuhan jadi lebih mudah dilakukan.

  1. Membuat Tubuh Lebih Bugar

Meminum air sesuai kebutuhan saja tidak cukup jika air yang dikonsumsi justru tidak sehat. Terlebih lagi Anda tidak pernah tahu, air yang Anda minum selama ini mungkin saja memiliki kandungan-kandungan yang berbahaya bagi tubuh. Karenanya jangan lupa untuk gunakan filter air, supaya air yang terkontaminasi akan menjadi lebih bersih dan berkualitas. Tentunya semakin bagus kualitas air, maka hal tersebut juga dapat memberikan dampak yang semakin baik pada kesehatan dan kebugaran tubuh Anda.

  1. Terhindar dari Sumber Penyakit

Tahukah Anda jika sesungguhnya ada banyak sekali kuman dan kotoran tidak kasat mata yang terdapat di dalam kandungan air? Nah kuman dan kotoran itu bisa jadi sumber penyakit yang justru berbahaya bagi tubuh. Tapi dengan menggunakan filter air, air di rumah Anda pun bisa jadi lebih bersih secara menyeluruh, dan membuat Anda terbebas dari sumber penyakit.

  1. Membuang Racun

Air yang dihasilkan oleh filter air akan membuang semua racun yang ada di dalamnya. Hal tersebut dikarenakan fungsi dari filter air itu sendiri yang bisa membuang berbagai macam racun dari air kotor yang sudah tercemar atau terkontaminasi. Salah satu contoh kandungan tidak sehat yang umumnya ada di air adalah alumunium, yang bisa menyebabkan penyakit Alzheimer jika dikonsumsi terlalu banyak. Nah, dengan menggunakan filter air, Anda bisa terhindar dari racun-racun berbahaya yang tidak menyehatkan seperti itu.

Jangan biarkan air kotor yang tidak terjamin kebersihannya menjadi penghalang bagi Anda untuk hidup sehat. Gunakanlah filter air agar Anda dan keluarga di rumah bisa memakai air bersih yang layak diminum dan dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

 

5 Manfaat Alat Penyaring Air yang Harus Anda Tahu

alat filter air reverse osmosis untuk menyaring virus dan bakteri

Tidak bisa dipungkiri, air merupakan kebutuhan dasar setiap manusia. Kita membutuhkan air untuk mandi, minum, memasak, mencuci, dan lain sebagainya. Kendati kita tidak bisa hidup tanpa air, namun masih banyak sekali orang yang masih kurang peduli terhadap air bersih. Padahal meski berwarna bening, namun belum tentu air yang dikonsumsi itu sudah menyehatkan. Ada banyak sekali kuman dan berbagai kandungan-kandungan berbahaya di dalamnya yang justru bisa menjadi sumber penyakit.

Karena itu, alat penyaring air berfungsi untuk membersihkan air kotor yang sudah tercemar agar kembali bersih dan bebas kontaminasi. Nah, berikut beberapa manfaat alat penyaring air yang wajib Anda ketahui.

  1. Meningkatkan Kualitas Air

Banyak orang yang berpikir, hanya dengan dimasak hingga mendidih air akan langsung bersih. Faktanya memasak air sampai mendidih hanya akan membunuh kuman saja, namun tidak dapat menghilangkan zat-zat berbahaya yang terkandung di dalamnya. Namun dengan alat penyaring air, air yang terkontaminasi akan jauh lebih bersih sehingga kualitasnya pun meningkat. Air yang berkualitas sudah pasti dapat menjaga imunitas tubuh, yang artinya membuat Anda akan semakin sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

  1. Terbebas dari Kuman

Tidak hanya menghilangkan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh, alat penyaring air juga dapat membunuh kuman-kuman yang bisa mendatangkan berbagai penyakit seperti mual, diare, kram perut, dan lain sebagainya. Dengan alat penyaring air, maka air yang Anda konsumsi akan lebih menyehatkan dan sudah terjamin kebersihannya.

  1. Menyuburkan Tanaman

Tanpa disadari, air yang tercemar juga bisa berdampak buruk bagi tanaman di rumah Anda. Salah satu contoh kandungan yang bisa membuat tumubuhan cepat rusak dan mati adalah klorin. Karena itu, untuk mendapatkan air yang sehat dan bersih, gunakanlah alat penyaring air agar tumbuhan Anda tetap mekar dan segar.

  1. Mencuci Lebih Bersih

Meski bukan untuk dikonsumsi, tapi mencuci dengan air bersih juga merupakan kebutuhan yang tidak boleh dianggap remeh. Tanpa alat penyaring air, air di rumah Anda bisa saja berwarna keruh, kekuningan, atau berbau tidak enak. Padahal Anda membutuhkan persediaan air bersih untuk mencuci berbagai hal, seperti pakaian, buah dan sayur, atau alat-alat lainnya. Jadi pastikan Anda selalu memasang alat penyaring air agar barang yang dicuci jadi jauh lebih bersih.

  1. Alat Dapur Bebas Karat

Tahukah Anda bahwa endapan air yang tidak sehat ternyata juga dapat berpengaruh pada peralatan dapur? Hal tersebut bisa membuat alat-alat dapur lama-kelamaan jadi berkarat dan berwarna kecokelatan. Karena itu, untuk membuat peralatan dapur tetap awet dan bersih, gunakanlah penyaring air agar air yang dipakai untuk mencuci terbebas dari endapan.

Itu dia manfaat-manfaat alat penyaring air yang wajib diketahui. Nah, karena sekarang Anda sudah tahu, Anda bisa memulai hidup menjadi lebih sehat dengan memasang alat penyaring air yang memiliki banyak manfaat untuk membuat air di rumah jadi lebih berkualitas.

Tips Jitu Merawat Mesin RO Sehingga Tidak Mudah Aus

jual alat filter air sumur & sumur bor harga murah

Sebagai makhluk hidup, air tentunya menjadi kebutuhan pokok yang tak bisa dipisahkan. Sayangnya, belakangan persediaan air bersih menipis sedangkan populasi menusia terus meningkat. Itulah sebabnya kita memerlukan suatu teknologi yang dapat menyaring air tercemar salah satunya adalah dengan menggunakan mesin RO.

Apa Itu Mesin RO?

Mesin Reverse Osmosis atau yang kita kenal mesin RO adalah suatu mesin yang berfungsi untuk menyaring air agar terbebas dari kontaminan, mineral, ataupun logam berat lainnya. Hasil akhirnya tentu membuat air mendekati murni sehingga air tersebut menghasilkan output sesuai spesifikasi air yang dibutuhkan, seperti air langsung konsumsi, air untuk scalling mesin, ataupun tujuan lainnya.

Mesin Reverse Osmosis ini bila dilihat dari segi kapasitas produksi nya terbagi dalam 2 bagian yaitu type residential dan type industrial. Akhir-akhir ini seiring berkembangnya zaman sudah banyak juga perumahan-perumahan yg sudah sadar akan kepentingan air bersih dengan cara menginstalkan mesin Reverse Osmosis ini untuk kebutuhan konsumsi mereka.

Berbicara mengenai mesin reverse osmosis, dalam perawatannya mesin ini ternyata tidaklah sulit. Ingin tahu bagaimana cara merawat mesin RO? Simak di artikel berikut ini!

Mengganti Filter

Hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah jadwal penggantian filter mesin RO Anda. Sistem RO Anda mungkin memiliki tiga, empat atau lima tahap, jadi ketahuilah dengan tepat filter apa yang ada di setiap tahap sistem Anda (sesuai manual pemilik Anda) dan perhatikan kapan setiap filter harus diganti.

  • Filter Sedimen:
    Filter sedimen Anda harus diganti setiap 2 - 3 bulan. Tahap pra-filter ini dirancang untuk menyaring sedimen, lumpur dan kotoran dan sangat penting karena filter sedimen melindungi kotoran agar tidak sampai ke membran RO yang halus . Jika Anda gagal mengganti filter ini sesuai jadwal, kotoran dan lumpur dapat mencapai membran RO yang kemudian dapat dengan mudah tersumbat dan busuk.
  • Filter Karbon:
    Filter karbon ini dirancang untuk menghilangkan klorin dan kontaminan lainnya yang mempengaruhi kinerja dan kehidupan membran RO serta rasa dan bau air Anda. Filter ini biasanya juga harus diganti setiap 6 bulan.
  • Filter Poles:
    Dalam Sistem RO empat tahap, filter akhir akan "memoles" air untuk menghilangkan rasa dan bau yang tersisa di dalam air. Filter terakhir ini memastikan Anda mendapatkan air minum yang luar biasa. Filter ini juga harus diganti setiap 6 bulan.

Kegagalan mengganti filter sesuai jadwal penggantiannya tidak hanya menyebabkan kerusakan pada sistem, tetapi juga akan menyebabkan penurunan produksi air. Jadi, jika Anda melihat penurunan aliran air dari keran RO Anda , itu mungkin merupakan indikasi bahwa filter Anda telah mencapai akhir masa pakainya.

Memasang Kembali Membran

Membran RO berbentuk semipermeabel dimana hal tersebut dirancang untuk memungkinkan air masuk, tetapi menyaring hampir semua kontaminan tambahan. Jika Anda berhati-hati dalam mengganti sedimen dan filter karbon sesuai jadwal,  membran RO hanya perlu diganti setiap tahunnya. Tentu saja jadwalnya berbeda-beda tergantung kualitas air Anda dan penggunaan air rumah tangga.

Pembersihan Sistem

Pembersihan sistem secara teratur dapat memperpanjang masa pakai membran, sehingga mengurangi biaya penggantian. Pemeliharaan rutin pada sistem mesin RO dapat menghemat uang untuk komponen kecil yang mahal dan menyaring penggantian. Untuk sistem dengan pembersihan kimia dan termal, penting untuk memastikan bahwa sistem tersebut cukup kuat untuk bertahan dalam jangka waktu yang lama. Jika tidak, RO bisa memproduksi air dengan kualitas yang buruk tergantung kerusakan yang terjadi. 

Perlu diketahui bahwa selain merawat mesin RO dengan cara di atas, Anda juga perlu memperhatikan sanitasi dan pengisian ulang sistem setiap tahunnya. Ahli pengolahan air lokal Anda dapat menyediakan layanan pemeliharaan ini atau membaca manual pemilik sistem RO Anda.

Jika sistem osmosis balik diservis dan dirawat saat komponen aus (seperti keran dan tangki penyimpanan), sistem dapat bertahan selama bertahun-tahun, 10 hingga 15 tahun sangat mungkin! Pastikan Anda mengikuti jadwal filter membran dan mensterilkan / membersihkan sistem setiap tahunnya.

Begini Cara Memilih Filter Air yang Tepat untuk Seluruh Rumah Anda

jual membran saringan filter air reverse osmosis harga murah

Filter whole house adalah jenis filter yang dihubungkan dengan pusat penghasil air dan menyaringnya sehingga air yang masuk ke rumah Anda sudah bersih dan layak minum. Tidak seperti filter lainnya, filter ini yang dipasang untuk menyaring air ke titik masuk rumah Anda sehingga memungkinkan dispenser air Anda seperti di dapur, kamar mandi, kran, dan toilet mengeluarkan air yang bersih.

Filtrasi air adalah proses mudah yang memastikan air yang mengalir bersih dan telah dimurnikan. Namun, sebelum Anda membeli filter untuk rumah, Anda perlu mempertimbangkan kredibilitas dan reputasi perusahaan atau vendor yang Anda inginkan untuk mengirimkan filter.

Berikut adalah 5 tip teratas dalam memilih filter air seluruh rumah terbaik untuk rumah Anda:

Tentukan Jenis Filter Rumah

Memilih jenis filter yang akan dipasang akan bergantung pada jenis kontaminan di air Anda. Anda perlu berbicara dengan profesional untuk menentukan kontaminan mana yang perlu Anda hilangkan dari air yang mengalir ke rumah Anda. Jika saluran air utama Anda dikelola oleh layanan kota, Anda mungkin perlu menghilangkan sedimen, klorin, mineral, dan bahan kimia.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menghubungkan rumah Anda dengan sumur air pribadi, Anda perlu menghilangkan kontaminan seperti mineral, besi dan sedimen. Namun, jumlah kontaminan di dalam air dapat bervariasi mulai dari yang ringan hingga beracun.

Ketahui Laju Aliran Dispenser dan Peralatan Anda

Laju aliran diukur dalam per galon/menit. Laju aliran adalah ukuran jumlah air yang dapat mengalir melalui dispenser rumah Anda seperti mesin pencuci piring, kran, water heater, dan toilet. Saat berencana membeli filter, pastikan untuk mengetahui spesifikasi permintaan yang diberikan oleh produsen peralatan dan dispenser air di rumah Anda. Misalnya, kran biasa memiliki laju aliran 2,5-5 galon per menit sementara mesin pencuci piring dan toilet memiliki laju aliran masing-masing 5 gpm dan 3 gpm. Ini juga Bergantung pada jumlah keluarga yang tinggal bersama Anda, jumlah dispenser air, dan laju aliran setiap dispenser. Hal ini tak bisa sembarangan sehingga Anda membutuhkan seorang profesional dapat membantu Anda menghitung laju aliran yang tepat yang harus dimiliki filter Anda.

Sistem filter air sumur seluruh rumah dengan laju aliran lebih rendah dari kecepatan yang dibutuhkan akan berarti aliran air terputus, dan tekanan air rendah, terutama selama penggunaan puncak.

Pertimbangkan Ukuran Filter yang Anda Inginkan untuk Rumah Anda

Hampir semua rumah pasti menginginkan filter besar. Filter besar adalah filter yang paling laris manis di pasaran, ini dikarenakan suplai air meningkat dan service yang diberikan dari internal jugaakan lebih lama.

Maka dari itu, Anda juga perlu memeriksa ukuran port filter karena berdampak pada kecepatan dan tekanan air yang mengalir ke rumah Anda. Untuk rumah rata-rata, ukuran ideal filter seluruh rumah harus 4,5 x 20 inci. Di sisi lain, rumah tangga besar mungkin perlu memasang filter dengan laju aliran 25gpm dan port 1 1/2 inci.

Tanyakan Tentang Seluk Beluk Sistem Filter Air Sumur Seluruh Rumah Anda

Masa pakai filter akan bervariasi berdasarkan kondisi air yang ingin Anda filter. Kuantitas dan kualitas sedimen dalam air harus dipertimbangkan saat membeli sistem filter air sumur seluruh rumah. Masa pakai filter ditentukan oleh jumlah air yang dapat disaring sebelum diganti. Jika tekanan air berkurang, kemungkinan besar Anda menunggu terlalu lama untuk filter diganti. Kami merekomendasikan untuk terus mencatat perubahan filter sehingga Anda bisa mendapatkan jadwal rutin.

Pastikan untuk Menemukan Sistem Filter Bersertifikat NSF

Ketika semua faktor lain telah dipertimbangkan, hal terpenting yang perlu Anda ketahui adalah apakah sistem filter bersertifikat NSF. Terlepas dari ukuran filter yang Anda beli, sebaiknya pastikan filter tersebut bersertifikat. Untuk caranya, Anda dapat memeriksa segelnya, yang merupakan tanda bahwa sistem filter telah diuji dan disetujui oleh pihak berwenang.

Jika Anda telah memutuskan untuk mengganti sistem filter lama Anda atau menggantinya dengan yang modern, tip berikut akan membantu Anda memilih sistem filter sumur seluruh rumah yang terbaik. Mereka tidak hanya sesuai dengan aturan keamanan dan perlindungan negara, tetapi juga efisien untuk menyelesaikan semua kebutuhan penyaringan air Anda.

 

Nah, begitulah cara memilih filter air yang tepat untuk seluruh rumah Anda. Walaupun terlihat sederhana, hal ini tak boleh dilakukan sembarangan. Usahakan untuk meminta bantuan profesional agar air di rumah anda bersih dan terjamin.

Penting! Ini Dosis Kaporit Untuk Kolam Renang Dan Cara Mengetahuinya

jual kaporit obat kolam renang

Penting! Ini Dosis Kaporit Untuk Kolam Renang Dan Cara Mengetahuinya

Kunci dalam menjaga air tetap bersih dan bebas patogen adalah bagaimana cara menjaga sanitasi. Ini tentunya penting terutama untuk menjaga kenyamanan orang-orang yang berada di kolam renang Anda. Tapi perlu Anda ketahui bahwa ini bukan tugas yang sederhana karena anda perlu mencampurkan beberapa bahan kimia pada kolam renang, seperti kaporit. Jumlah kaporit yang tepat adalah hal terpenting dalam menjaga kenyamanan kolam.

Tantangan Dalam Menjaga Sanitasi Kolam Renang

Ketika banyak bahan organik telah tercampur di kolam, dosis kaporit yang normal tidak akan menyelesaikan masalah. Anda perlu menambahkan klorin dalam jumlah banyak dalam waktu singkat untuk menghilangkan semua bakteri dan bahan organik di kolam.

Selanjutnya, tingkat pH air perlu diukur. Jika tingkat pH terlalu tinggi, bahkan memiliki dosis kaporit yang tepat tidak akan cukup untuk memastikan air aman untuk berenang. Kaporit kehilangan efektivitasnya dalam air asam. Tingkat pH yang harus sama dengan air mata manusia - sekitar 7,2 hingga 7,6. Jika pH terlalu tinggi, artinya Anda perlu menambahkan asam muriatic di bagian dalam kolam saat pompa bekerja dan dapat memeriksanya kembali dalam waktu sekitar enam jam.

Kaporit Untuk Kolam Renang

Kaporit untuk kolam renang biasanya dijual dalam bentuk tablet atau tongkat yang dapat ditempatkan ke dalam pengumpan terapung atau otomatis. Cobalah untuk menghindari bahan yang membutuhkan air untuk melarutkannya, karena hal tersebut akan memaksa Anda untuk meletakkannya di keranjang skimmer dan menyebabkan tingkat pH yang sangat rendah ke dalam sistem pemompaan Anda dan menyebabkannya gagal sebelum waktunya.

Pengumpan kaporit otomatis sangat populer di kalangan pemilik kolam karena kemudahan penggunaan dan bantuan yang mereka berikan dalam merawat kolam renang dengan benar. Pengumpan kimiawi akan mengukur jumlah yang tepat ke dalam kolam secara otomatis, sementara memungkinkan pemilik kolam memiliki alat kontrol yang tepat atas jumlah yang dibuang ke kolam renang.

Kadar Kaporit yang Dibutuhkan Untuk Kolam Renang

Terlepas dari seberapa sering atau sistem apa yang Anda gunakan untuk menambahkan klorin ke air, kadar klorin harus tetap berada pada tingkatan 1,0 dan 3,0 bagian per juta (ppm) untuk menjaga kesehatan kolam. Semakin tinggi akan membuat Anda berisiko terkena mata merah dan kulit gatal. Usahakan untuk menekan bau klorin bahkan ketika Anda menggunakannya dalam dosis tertinggi.

Setelah Anda mengetahui volume total, maka rumus sederhana yang dapat Anda gunakan adalah satu ons klorin akan menghasilkan 1 ppm dalam 75.000 galon air, atau 0,013 ons klorin per 100 galon.

Tapi, yang terpenting dari seluruh hal ini adalah konsistensi. Pastikan untuk memeriksa tingkat pH setiap dua hingga tiga hari karena tingkat pH akan mempengaruhi seberapa baik klorin membersihkan kolam. Dan, perlu diingat bahwa kaporit akan dinetralkan saat berinteraksi dengan kontaminan dan sinar matahari.

Mempertahankan kaporit pada tingkat yang disarankan adalah hal terpenting untuk memastikan kolam Anda bersih dan aman digunakan. Tapi perlu dicatat bahwa level kaporit yang diperlukan tidaklah sama di setiap kolam renang. Selanjutnya, dosis kaporit direkomendasikan akan bergantung pada asam sianurat. Dan efektivitas kemampuan kaporit untuk membunuh kuman dan bakteri sebagian besar ditentukan oleh tingkat pH air.

Kaporit Bebas, Kaporit Gabungan dan Kaporit Total

Jika Anda ingin mengetahui jenis-jenis klorin, lihat Apa itu Klorin Bebas, Klorin Gabungan, dan Klorin Total?

Kaporit bebas adalah jumlah klorin yang tersedia secara bebas untuk membunuh bakteri dan kontaminasi lainnya.

The Association of Pool and Spa Professionals (Asosiasi Profesional Kolam Renang dan Spa) merekomendasikan kadar kaporit bebas harus dijaga antara 2,0 dan 4,0 ppm. Pusat Pengendalian Penyakit merekomendasikan kaporit bebas harus di atas 1 ppm di kolam renang dan 3 ppm di bak air panas.

Sedangkan kloramin adalah campuran dari nitrogen dengan klorin di kolam renang yang bersifat iritan. Nitrogen di kolam renang bisa bersumber dari semua hal yang berada di kulit manusia, termasuk kosmetik, keringat, urine, dan juga feses. Jumlah kloramin yang disarankan tidak boleh lebih dari 0,2 ppm. Klor atau kloramin Ini adalah bentuk kaporit sementara yang harus dihilangkan jika ada cukup klorin bebas di dalam air untuk terus membunuh kontaminan.

Terlalu banyak kloramin (yaitu lebih dari 0,5 ppm) berarti bahwa kaporit bebas yang tersedia tidak cukup untuk membunuh semua bakteri dan kuman. Ketika kaporit gabungan mencapai tingkat ini, air dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, berbahaya untuk berenang karena bakteri, dan memungkinkan terbentuknya alga.

Klor total adalah jumlah klorin bebas dan klorin gabungan. Skenario ideal adalah klorin total sama dengan klorin bebas. Artinya, ada cukup klorin gratis yang tersedia untuk membunuh pencemar secara efisien.

Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan dosis kaporit yang tidak tepat dapat berefek tak baik pada tubuh manusia. Contohnya seperti infeksi kulit, mata merah, dan bahkan masalah pernapasan. Maka dari itu penting untuk Anda memahami takaran kaporit untuk kolam renang agar terhindar dari dampak kelebihan dalam penggunaannya.

Jaga Kebersihan, Ini Dia Manfaat Lain Kaporit untuk Air

kaporit bubuk atau tablet

Salah satu kebutuhan pokok dari masyarakat ialah air bersih yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam kegiatan sehari-harinya. Tanpa air bersih, kehidupan masyarakat Indonesia kemungkinan besar tidak akan berjalan dengan lancar. Coba saja bayangkan jika tidak ada air bersih satu minggu saja, bagaimana Anda dapat menjalani kegiatan Anda?

Pada dasarnya ada banyak cara untuk air bersih, seperti mengambil dari mata air, berlangganan air ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) atau membuat sumur sendiri. Sayangnya, tidak semua air yang berasal dari mata air atau sumur dapat Anda gunakan langsung. Harus ada proses penjernihan terlebih dahulu sebelum layak digunakan.

Maka dari itu, diperlukan usaha agar air yang Anda gunakan lebih jernih dan layak, salah satunya adalah dengan menggunakan kaporit. Meskipun berbahan dasar zat kimia, namun bukan berarti obat penjernih air ini berbahaya dan akan merusak tubuh, kok!

Namun, sebelum kita mengulas mengenai kaporit, mari kita cari terlebih dahulu apa itu kaporit?

Mikroorganisme Dalam Air

Seperti yang kita ketahui, mikroorganisme dapat ditemukan di mana saja tak terkecuali air sungai, danau, dan air tanah. Meskipun tak semua mikroorganisme berbahaya bagi kesehatan manusia, ada beberapa yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Mikroorganisme tersebut disebut patogen. Patogen yang ada dalam air dapat ditularkan melalui sistem distribusi air minum, menyebabkan penyakit yang ditularkan melalui air pada orang yang mengkonsumsinya.

Untuk memerangi penyakit yang ditularkan melalui air, berbagai metode disinfeksi digunakan untuk menonaktifkan patogen. Seiring dengan proses pengolahan air lainnya seperti memberikan kaporit, koagulasi, sedimentasi, dan filtrasi, untuk membuat air aman untuk dikonsumsi publik.

Apa Itu Kaporit?

Anda tentunya tak asing lagi dengan senyawa kimia satu ini. Kaporit adalah senyawa kimia yang sering digunakan sebagai disinfektan dalam air karena kemampuannya untuk membunuh membunuh bakteri, kuman, serta virus penyebab penyakit. Di pasaran, kaporit tersedia dalam bentuk serbuk dan bentuk tablet. Kaporit berbentuk tablet dipilih karena lebih tahan lama dan memiliki fungsi utama untuk sterilisasi air.

Meskipun aman, namun penggunaan kaporit berlebihan tak dianjurkan karena akan membahayakan. Cukup gunakan sebanyak 1 sendok makan untuk setiap 1.000 liter air atau sekitar 15 gram per meter kubik air.

Manfaat Kaporit untuk Menjernihkan Air


Manfaat utama kaporit ialah melawan bakteri dan virus; Namun, itu tidak dapat menonaktifkan semua mikroba. Beberapa kista protozoa resisten terhadap efek klorin.

Dalam kasus di mana kista protozoa bukan merupakan perhatian utama, kaporit adalah metode disinfeksi yang baik untuk digunakan karena murah namun efektif dalam mendesinfeksi banyak kontaminan lain yang mungkin ada. Proses kaporit dalam menjernihkan air pun cukup mudah diterapkan, jika dibandingkan dengan metode pengolahan air lainnya. Ini adalah metode yang efektif dalam situasi darurat air karena dapat menghilangkan kelebihan patogen dengan relatif cepat. Situasi darurat air dapat berupa apa saja, mulai dari kerusakan filter hingga pencampuran air olahan dan air mentah.

Tujuan utama dari penggunaan kaporit ialah untuk mendesinfeksi air, tetapi juga memiliki banyak manfaat lain. Berbeda dengan beberapa metode desinfeksi lainnya seperti ozonasi dan radiasi ultraviolet, klorinasi mampu memberikan residu untuk mengurangi kemungkinan pertumbuhan kembali patogen di tangki penyimpanan air atau dalam sistem distribusi air.

Dalam beberapa kasus, sistem distribusi dapat berada dalam jarak yang cukup jauh. Patogen dapat tumbuh kembali jika takaran klorin yang tepat tidak dapat dipertahankan dalam air olahan yang dikirim untuk dikonsumsi. Hal ini menyebabkan kualitas air yang buruk serta lendir dan biofilm dalam sistem distribusi yang pada akhirnya akan mencemari air bersih yang diolah dan didistribusikan.

Nah, sekarang kalian sudah tahu apa saja manfaat dari kaporit dalam menjernihkan air. Jangan lupa untuk menggunakan kaporit sesuai takarannya agar tidak berbahaya untuk tubuh ya.

©PT LautanSolusiAirindo 2019. All rights reserved.